Berkumur Terlalu Sering Dapat Meningkatkan Tekanan Darah
Fakta Baru - Kebiasaan berkumur menggunakan obat kumur antibakteri dapat berpotensi meningkatkan tekanan darah, menurut Dr. Kunal Sood, seorang ahli anestesi dan dokter nyeri intervensi. Ia mengungkapkan bahwa penggunaan obat kumur yang terlalu sering bisa membunuh bakteri baik yang berperan penting dalam tubuh.
Awal Kejadian
Dalam sebuah unggahan video di Instagram, Dr. Sood menjelaskan bahwa bakteri mulut tertentu memiliki fungsi untuk mengubah nitrat dari makanan menjadi nitrit, yang kemudian diolah menjadi oksida nitrat. Senyawa ini penting untuk menjaga kelancaran aliran darah dan mengatur tekanan darah.
Perkembangan
Namun, penggunaan obat kumur antiseptik yang kuat dapat mengganggu proses ini dengan membunuh bakteri baik. Penurunan produksi oksida nitrat dapat menyebabkan pembuluh darah kehilangan kemampuan untuk melebar, sehingga meningkatkan tekanan darah. Dr. Sood mengutip beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan obat kumur dalam jangka pendek, sekitar tiga hari, dapat menurunkan kadar nitrit dalam saliva dan menyebabkan peningkatan tekanan darah sistolik sekitar 2–3 mmHg. Lebih lanjut, penggunaan jangka panjang lebih dari dua kali sehari dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi.
Kondisi Terakhir
Meskipun demikian, Dr. Sood menekankan bahwa obat kumur tetap memiliki manfaat dalam kondisi tertentu, seperti penyakit gusi atau perawatan pasca tindakan medis. Masalah utama terletak pada frekuensi penggunaan. Terlalu sering menggunakan obat kumur demi mendapatkan sensasi “super bersih” dapat berisiko bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.




