Fakta Menarik Film 13 Bom di Jakarta: Menggugah Kesadaran akan Terorisme dan Kripto
Sumber Foto: TradingView – Melacak Seluruh Pasar
Fakta Segar

Fakta Menarik Film 13 Bom di Jakarta: Menggugah Kesadaran akan Terorisme dan Kripto

Film 13 Bom di Jakarta yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko menawarkan angin segar di tengah maraknya film horor, drama, dan komedi di Indonesia. Film ini sudah tayang di Cinema XXI di seluruh Indonesia dan berhasil menarik perhatian penonton dengan cerita yang menegangkan.

Film ini mengisahkan aksi teror yang dilakukan oleh Arok (diperankan oleh Rio Dewanto) yang berusaha menghancurkan sistem keuangan Indonesia yang dianggap korup. Arok menaruh 13 bom di berbagai lokasi di Jakarta dan meminta tebusan miliaran rupiah dalam bentuk Bitcoin untuk menghentikan aksinya. Melibatkan Oscar (Chicco Kurniawan) dan William (Ardhito Pramono), film ini menampilkan ketegangan yang memicu rasa penasaran penonton.

Fakta Menarik Film 13 Bom di Jakarta

  • Berdasarkan Kisah Nyata: Film ini terinspirasi oleh kisah nyata Oscar Darmawan dan William Sutanto, pendiri exchange kripto Indodax. Kasus terorisme yang melibatkan tebusan Bitcoin pada tahun 2015 menjadi latar belakang cerita ini.
  • Edukasi Kripto dengan Cara yang Berbeda: Keterlibatan Indodax dalam film ini memberikan pengenalan tentang Bitcoin dan kripto, meskipun dialog yang ada belum sepenuhnya menjelaskan istilah-istilah tersebut secara mendalam.
  • Memberikan Gambaran Industri Kripto Indonesia di Masa Lalu: Film ini menggambarkan bagaimana industri kripto di Indonesia pada tahun 2015 masih sangat terbatas, serta tantangan yang dihadapi pihak berwajib dalam menangani kasus terorisme terkait kripto.
  • Penggunaan Senjata dan Ledakan Asli: Untuk memberikan kesan realistis, film ini menggunakan senjata dengan peluru hampa dan efek ledakan asli, membuat pengalaman menonton menjadi lebih intens.
  • Biaya Produksi Fantastis: Memiliki biaya produksi yang sangat tinggi, film ini melibatkan banyak tim dan lokasi syuting yang berbeda untuk menghasilkan kualitas sinema yang baik.

Dengan durasi 143 menit, film ini telah ditonton lebih dari 500.000 orang dalam lima hari pertama penayangannya. 13 Bom di Jakarta tidak hanya menyajikan aksi yang menegangkan, tetapi juga membawa pesan yang mendalam mengenai isu terorisme dan dunia kripto. Penonton dapat menyaksikan film ini di Cinema XXI di seluruh Indonesia.