Fakta Menarik tentang Kurma di Bulan Ramadan
Sumber Foto: tempo.co
Fakta Segar

Fakta Menarik tentang Kurma di Bulan Ramadan

Kurma menjadi salah satu makanan yang banyak dicari umat Muslim untuk berbuka puasa selama bulan Ramadan. Dengan rasa manis alami, kurma dianggap oleh para ahli kesehatan sebagai makanan yang baik untuk mengembalikan kadar gula darah yang turun selama berpuasa.

Kurma kaya akan vitamin, serat, dan antioksidan, sehingga sangat tepat dijadikan menu buka puasa. Berbuka dengan kurma juga merupakan sunnah dalam Islam, sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad dan tercantum dalam Al Quran.

Kurma, baik dalam bentuk kering maupun segar, memiliki kandungan gizi yang bermanfaat. Berikut adalah nilai gizi kurma per butir:

  • Kalori: 20
  • Lemak: 0 gr
  • Sodium: 0,14 mg
  • Karbohidrat: 5,3 gr
  • Serat: 0,6 gr
  • Gula: 4 gr
  • Protein: 0,2 gr

Jenis-jenis Kurma

Terdapat berbagai jenis kurma yang memiliki ciri khas masing-masing:

  • Medjool: Ukuran besar, rasa manis, warna agak gelap, dan kaya rasa.
  • Mabroom: Kadar gula lebih sedikit, bentuk lonjong, warna coklat kemerahan, dan kenyal.
  • Ajwa: Teksturnya lembut, berdaging, berair, dan sangat manis. Sangat diminati karena berasal dari Medinah, Arab Saudi.
  • Deglet Noor: Ukuran sedang, warna lebih terang, cocok untuk makanan atau roti.
  • Piarom: Kulit lebih gelap, kaya rasa, sedikit lebih kering, dan memiliki rasa yang unik.

Fakta Menarik tentang Kurma

Kurma telah ditanam selama ribuan tahun. Pohon kurma memiliki jenis kelamin, di mana hanya pohon betina yang dapat berbuah. Dengan perawatan yang baik, pohon kurma dapat hidup lebih dari 100 tahun dan mampu memproduksi lebih dari 100 kg buah per panen, yang setara dengan sekitar 10.000 butir kurma.

Kurma Ajwa dikenal sebagai jenis yang paling mahal di dunia. Setiap tahun, produksi kurma global mencapai hampir 10 miliar kilogram, dengan Mesir sebagai produsen terbesar, menyuplai hampir 20 persen dari total produksi dunia.

Produsen Kurma Terbesar

Menurut data dari Tridge, pada tahun 2022, hasil panen kurma di seluruh dunia mencapai sekitar 10 juta ton. Pohon kurma umumnya tumbuh di daerah beriklim panas, terutama di Timur Tengah dan sekitarnya. Mesir menduduki posisi teratas sebagai produsen terbesar dengan kontribusi sekitar 18 persen dari total produksi dunia, yaitu sekitar 1,87 juta ton. Dalam urutan berikutnya adalah Arab Saudi (17 persen atau 1,64 juta ton), Aljazair (13 persen atau 1,02 juta ton), dan Iran (1,02 juta ton).

Data dari Statista dan FAO pada 12 Maret 2025 menunjukkan bahwa produsen lainnya termasuk Irak (0,64 juta ton), Pakistan (0,50 juta ton), Sudan (0,44 juta ton), dan Oman (0,39 juta ton).

Isu Boikot terhadap Kurma Israel

Israel juga merupakan salah satu pengekspor kurma terbesar, khususnya jenis Medjool, yang mencapai nilai ekspor USD 330 juta pada tahun 2022. Di tengah konflik yang terjadi, beberapa kelompok telah mengimbau untuk memboikot produk-produk terkait Israel, termasuk kurma, sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina.