Film Jumbo Masuk Peringkat 6 Box Office Internasional di Korea Selatan
JAKARTA, KOMPAS.com - Film animasi Indonesia, Jumbo ada di peringkat enam besar box office film internasional di Korea Selatan.
Sejak tayang perdana pada 18 Februari hingga 25 Februari 2026, Korean Film Council (Dewan Film Korea) mencatat penjualan tiket Jumbo sebanyak 45.828 tiket.
Pendapatan Jumbo dari pertama tayang sampai 25 Februari 2026 mencapai 286.121 dollar AS atau sekitar Rp 4,7 miliar.
Hal ini membuat Jumbo berada di peringkat enam besar film internasional yang tayang di Korea Selatan.
Peringkat pertama ditempati oleh film asal China, Ne Zha 2 yang baru tayang pada 25 Februari dengan penjualan tiket di hari pertama sebanyak 10.180 tiket dan tayang di 277 layar.
Kemudian di peringkat dua ada film HAMNET dari Amerika Serikat, disusul peringkat tiga film asal Jepang, Aikatsu !Pripara THE MOVIE- Miraculous Meeting! yang menjual 66.933 tiket sejak tayang perdana pada 4 Februari 2026.
Di peringkat empat ada film Rental Family dan di peringkat lima film Sinners dari Amerika Serikat.
Peringkat tujuh hingga sepuluh diisi oleh film One Battle After Another (AS), Jurassicland & Dinosaurs (China), Octonauts: Above and Beyond- Season 2 (UK).
Sementara untuk peringkat keseluruhan box office Korea, Jumbo ada di peringkat 12, tepat di posisi film Sinners.
Untuk peringkat pertama box office Korea untuk film dalam dan luar negeri, ditempati oleh film The King's Warden dengan penjualan tiket sebanyak 6,5 juta sejak tayang pada 4 Februari 2026.
Disusul dengan film HUMINT dengan 1,6 juta tiket, Ne Zha 2, HAMNET, Choir of God, Number One (???), Ghost Calling App: Young (?? ??? ?: ?), Aikatsu! Pripara THE MOVIE -Miraculous Meeting!, Rental Family, serta Once We Were Us di posisi 10.
Selain Korea Selatan, Jumbo juga tayang di Meksiko mulai 1 Januari 2026.
Di Indonesia sendiri, Jumbo berada di peringkat dua film terlaris sejak tahun 2007, dengan total 10,2 juta penonton, tepat di bawah film Agak Laen: Menyala Pantiku! yang mengumpulkan 10,9 juta penonton.
Sinopsis Jumbo
Jumbo bercerita tentang petualangan Don. Don merupakan anak yatim-piatu yang sering mendapat perundungan. Namun, ia memiliki sahabat sejati yaitu Mae dan Nurman.
Petualangan mereka dimulai ketika Don ingin bisa pentas dari cerita buku dongengnya.
Kala itu itu Don, Mae dan Nurman bertemu Meri, hantu kecil yang ingin menyelamatkan orangtuanya. Meri ikun membantu Don pentas asal Don dan kawan-kawan juga membantunya menyelamatkan orangtuanya.




