Gaikindo Dukung Pemerintah Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-Up Nasional
Fakta Baru - mobilinanews (Jakarta) – Sejak berdiri pada tahun 1969, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) bersama anggotanya yang didukung penuh oleh Pemerintah Indonesia telah membangun industri otomotif nasional.
Mereka terus menyesuaikan perkembangan industri otomotif Indonesia dengan kebutuhan masyarakat Indonesia akan kendaraan bermotor roda empat atau lebih, termasuk juga kendaraan pick-up.
Baca juga : Jawab Kebutuhan Konsumen, Isuzu Bawa Traga AC dan Ragam Kendaraan Komersial di GIICOMVEC 2026
Dalam perkembangannya, industri otomotif nasional mampu mengembangkan platform jenis kendaraan komersial pick-up yang kemudian dikonversikan menjadi kendaraan penumpang multi-guna (MPV).
Konversi yang sebelumnya berawal dari bekerja sama dengan industri karoseri (body builder), kemudian dikembangkan menjadi berbagai kendaraan penumpang multi-guna (MPV) menjadi fully manufactured.
Baca juga : IIMS 2026 Sukses Besar, Transaksi Tombs Rp9,5 Triliun Selama 11 Hari
Jenis kendaraan penumpang multi-guna (MPV), kini sangat digemari dan menjadi pilihan utama mobilitas masyarakat, tidak hanya di Indonesia namun juga di Asia Tenggara.
Pendalaman dan pemahaman yang sama juga dibangun untuk mengembangkan platform jenis kendaraan komersial pick-up untuk memenuhi berbagai kegiatan usaha didalam negeri.
Baca juga : Dukung Distribusi Logistik Efisien, Indomobil JAC Resmikan Cabang 3S Pertamanya di PIK
Berangkat dari pemahaman industri otomotif Indonesia terhadap berbagai kebutuhan dalam negeri, Gaikindo berpendapat, harusnya industri otomotif Indonesia mendapat kesempatan memenuhi seluruh permintaan dalam negeri.
Ketua Harian dan Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo, Anton Kumonty, mengatakan bahwa industri otomotif Indonesia telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat termasuk kendaraan niaga.
”Kami telah menjalankan berbagai studi untuk menyesuaikan perkembangan platform kendaraan komersial untuk memenuhi berbagai kebutuhan kegiatan usaha yang ada didalam negeri. Selain itu, kami juga memiliki kemampuan dan juga kapasitas untuk mengakomodir seluruh kebutuhan kendaraan komersial didalam negeri,” ujar Anton.
pick-up selama diproduksi dalam negeri.
Di sana ada PT Suzuki Indomobil Motor, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor, PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors), PT Sokonindo Automobile (DFSK), PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Astra Daihatsu Motor.
Secara keseluruhan anggota Gaikindo punya kapasitas produksi untuk jenis kendaraan pick-up
Apabila semua kebutuhan dalam negeri tersebut murni hanya dipenuhi oleh industri otomotif Indonesia, maka akan berdampak luar biasa bagi industri otomotif.
Bukan hanya anggota Gaikindo namun seluruh ekosistim industri otomotif nasional dari hulu sampai hilir akan terlibat.
Satu unit mobil yg dibuat itu terdiri dari lebih 20,000 komponen dan tentunya berbagai macam bahan baku, mulai dari besi baja, kaca, karet, plastik, fabrik, dan lainnya.
Berbagai komponen tersebut dibuat dan dirakit oleh pabrikan-pabrikan komponen didalam negeri yang jumlahnya mencapai ribuan perusahaan termasuk Industri Kecil Menengah (IKM) dan tentunya jutaan tenaga kerja.




