Harga Ikan Segar dan Sayur di Pasar Tradisional Baubau Naik
Harga ikan segar dan sayur mayur di pasaran tradisional Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, dilaporkan mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Berdasarkan pantauan di Pasar Tradisional Karya Nugraha Baubau pada Ahad, ikan cakalang ukuran sedang dengan berat sekitar dua kilogram dijual Rp50 ribu per ekor. Sebelumnya, ikan tersebut berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per ekor.
Kenaikan juga terjadi pada ikan tuna ukuran sedang. Jika sebelumnya dijual Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per ekor, kini harganya mencapai Rp50 ribu per ekor. Sementara itu, ikan layang dijual Rp20 ribu per empat ekor, padahal sebelumnya dengan harga yang sama pembeli bisa mendapatkan tujuh hingga delapan ekor.
Pedagang: Stok Terbatas dan Cuaca Berangin
Salah seorang pedagang, Rido, mengatakan kenaikan harga ikan dipengaruhi stok yang tidak banyak.
Menurut dia, kondisi cuaca dengan angin yang cukup kencang diduga membuat nelayan kesulitan melaut sehingga hasil tangkapan berkurang.
Sayur Mayur Ikut Naik Selama Ramadhan
Selain ikan, harga sejumlah sayur mayur juga naik selama bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah/2018. Kangkung cabut dijual Rp5.000 per ikat dari sebelumnya Rp3.000 per ikat. Harga sawi juga naik menjadi Rp5.000 per ikat dari sebelumnya Rp4.000 per ikat.
Adapun bayam yang sebelumnya dijual Rp2.500 hingga Rp3.000 per ikat kini berada pada kisaran Rp4.000 hingga Rp5.000 per ikat.
Pedagang lainnya, Wa Iya, menyebut kenaikan harga sayur memang terjadi selama bulan puasa. Ia menambahkan, meski stok disebut tidak jauh berbeda dari hari-hari sebelumnya, harga jual naik karena harga beli dari pemasok juga lebih tinggi.




