Inovasi Bekalista Modernisasi Becak di Yogyakarta
Fakta Baru - Program Bekalista mengintegrasikan teknologi modern dengan tradisi becak di Yogyakarta, memperkenalkan becak listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Sebanyak 80 pengemudi becak menjadi penerima manfaat awal dari inisiatif ini.
Awal Kejadian
Becak telah menjadi simbol penting Yogyakarta dan sumber penghidupan bagi ribuan orang. Namun, tantangan muncul seiring dengan berkembangnya transportasi modern dan bertambahnya usia pengayuh. Untuk menjaga keberlangsungan profesi ini, pemerintah meluncurkan Bekalista, yang mempertahankan bentuk becak sekaligus mengadopsi motor listrik.
Perkembangan
Bekalista dikembangkan sepenuhnya oleh sumber daya lokal, melibatkan SMK Negeri 3 Yogyakarta dan lima SMK lainnya di DIY, serta PT YPTI Engineering Kalasan. Kendaraan ini dirancang dengan standar keselamatan tinggi, menggunakan motor BLDC Hub 750 watt dan baterai LiFePO4 48V 30Ah, yang mampu menempuh jarak hingga 50 kilometer. Becak ini juga memiliki kapasitas angkut 350 kilogram dan kecepatan operasional sekitar 15 kilometer per jam. Untuk mendukung operasional, tersedia 12 stasiun pengisian daya dan jaringan perawatan terintegrasi, yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pengemudi.
Kondisi Terakhir
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mendukung Bekalista sebagai inovasi yang mengedepankan kesejahteraan pengemudi. Ia menekankan pentingnya teknologi dalam menjaga tradisi dan berharap becak listrik dapat menjadi bagian dari sistem mobilitas yang terintegrasi di kawasan wisata.




