Klarifikasi BGN Terkait Susu MBG dengan Kandungan 30 Persen Susu Segar
Sumber Foto: Jawa Pos
Fakta Segar

Klarifikasi BGN Terkait Susu MBG dengan Kandungan 30 Persen Susu Segar

Fakta Baru - Adanya susu kemasan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada penerima manfaat menimbulkan sorotan publik. Beberapa pihak mempertanyakan komposisi susu tersebut yang hanya mengandung 30 persen susu segar.

Awal Kejadian

Program MBG menyajikan susu kemasan berlabel Susu Sekolah dengan isi 125 ml. Munculnya informasi mengenai kandungan susu yang rendah memicu tudingan adanya manipulasi dalam pelaksanaan program ini. Banyak yang mempertanyakan mengapa tidak disediakan opsi susu segar.

Perkembangan

Pihak BGN menjelaskan bahwa formulasi susu MBG telah disusun sesuai dengan standar gizi susu cair penuh berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 13 Tahun 2023. Tim Pakar Bidang Susu BGN, Epi Taufik, menegaskan bahwa meskipun susu tidak sepenuhnya terbuat dari susu segar lokal, komposisi gizi, termasuk protein, kalsium, dan vitamin D, telah disesuaikan agar setara dengan susu segar. Ia menyatakan bahwa kandungan kalsium, lemak, protein, dan karbohidrat dalam susu MBG memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.

Kondisi Terakhir

Epi Taufik juga menyampaikan bahwa kebutuhan susu nasional meningkat sejak pelaksanaan program MBG, dengan permintaan melonjak dari sekitar 4,7 juta ton menjadi lebih dari 8 juta ton per tahun. Ia menambahkan bahwa 90 persen kebutuhan susu segar saat ini dipenuhi oleh peternak lokal dan menengah. Program MBG diyakini dapat menciptakan pasar susu domestik yang lebih kuat, memberikan insentif bagi peternak lokal untuk meningkatkan produksi dan kualitas susu mereka.