Mahasiswa Korea Selatan Makan Karya Seni 'Pisang Dilakban' di Museum
Sumber Foto: Liputan6.com
Fakta Segar

Mahasiswa Korea Selatan Makan Karya Seni 'Pisang Dilakban' di Museum

Pada akhir tahun 2019, sebuah karya seni yang dikenal sebagai "Pisang Dilakban" mencuri perhatian publik dengan nilai fantastisnya. Karya yang diciptakan oleh seniman Italia Maurizio Cattelan ini terjual dengan harga 120 ribu dolar AS, setara dengan Rp 1,7 miliar, hanya dengan menggunakan pisang dan lakban.

Baru-baru ini, karya seni tersebut kembali menjadi sorotan setelah seorang mahasiswa asal Korea Selatan, Huyn-soo, memutuskan untuk memakan pisang yang dipajang di Museum Seni Leeum, Seoul. Aksi ini dilakukan karena Huyn-soo mengaku lapar dan belum sarapan.

Menariknya, Huyn-soo tidak berusaha menyembunyikan aksinya dari pengunjung lain. Ia berdiri di depan kamera dengan percaya diri sambil menghabiskan pisang tersebut, dan setelah itu menempelkan kembali kulit pisang ke dinding.

Huyn-soo Ditangkap oleh Penjaga Museum

Akibat tindakan tersebut, Huyn-soo ditangkap dan diinterogasi oleh pihak penjaga museum. Mereka menanyakan alasannya mengapa ia memakan karya seni tersebut. Huyn-soo menjawab dengan jujur bahwa ia lapar dan menambahkan bahwa "merusak karya seni modern juga dapat diartikan sebagai karya seni".

Huyn-soo juga menjelaskan mengapa ia menempelkan kembali kulit pisang ke dinding, menyebutnya sebagai lelucon. "Kukira menarik... ditempel di sana kan untuk dimakan?" ujarnya.

Pihak Museum Tidak Akan Menuntut

Menanggapi kejadian tersebut, pihak Museum Seni Leeum menyatakan bahwa mereka tidak akan menuntut Huyn-soo. Mereka menjelaskan bahwa karya seni "Pisang Dilakban" memang rentan terhadap kerusakan sehingga pisang yang digunakan harus diganti setiap tiga hari dengan pisang segar.

Maurizio Cattelan, sang pencipta karya seni, juga menunjukkan sikap santai terhadap insiden ini. Setelah mendengar tentang peristiwa tersebut, ia dilaporkan menjawab, "Tidak masalah". Hal ini mungkin dikarenakan fakta bahwa pisang yang dipajang di dinding museum sering diganti, sehingga Huyn-soo tidak benar-benar memakan pisang yang sangat terkenal.

Perlu dicatat bahwa Huyn-soo bukanlah orang pertama yang mengonsumsi karya seni ini. Aktor pertunjukan David Datuna juga pernah melakukan hal serupa selama pameran debut di Miami Art Basel pada tahun 2019.