Sumber Foto: Smart Newsroom
Kata Media
Makan Bergizi Gratis Diduga Sebabkan Keracunan Siswa
Ratusan siswa dari 12 sekolah di Tembok Dukuh Surabaya baru-baru ini berpartisipasi dalam program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak. Meskipun beberapa siswa mengalami gejala ringan setelah menyantap menu tersebut, tim medis segera memberikan penanganan yang cepat dan efektif. Sekitar 200 anak yang merasakan pusing, mual, dan muntah mendapatkan perhatian dari orang tua dan pihak sekolah, yang langsung membawa mereka ke Puskesmas dan rumah sakit terdekat.
Kepala Puskesmas Tembok Dukuh, drg. Tiyas Pranadani, menyatakan bahwa gejala yang muncul masih tergolong ringan dan dapat ditangani dengan baik oleh tim medis. "Kami berfokus pada pemulihan semua siswa yang dirujuk ke Puskesmas maupun RS IBI," ujarnya.
Pihak berwenang juga telah mengambil langkah proaktif dengan mengamankan sampel makanan untuk diuji di laboratorium guna memastikan keamanan makanan yang disajikan. Tim Inafis Polrestabes Surabaya juga melakukan pemeriksaan di lokasi penyedia makanan untuk memastikan kualitas dan keamanan.
Dengan adanya perhatian yang cepat dan responsif dari pihak sekolah dan medis, diharapkan semua siswa dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa.



