Manchester United Ukir Kemenangan 2-0 atas Tottenham dengan Keunggulan Pemain
Sumber Foto: Vietnam.vn
Olahraga

Manchester United Ukir Kemenangan 2-0 atas Tottenham dengan Keunggulan Pemain

Pada malam tanggal 7 Februari, pertandingan puncak putaran ke-25 Liga Premier musim 2025-2026 berlangsung antara MU dan Tottenham.

Sebelum pertandingan ini, MU berada dalam performa yang sangat baik di bawah manajer Carrick, dengan catatan tiga kemenangan beruntun di Liga Premier. Oleh karena itu, tim Old Trafford memasuki pertandingan dengan kepercayaan diri yang tinggi.

Dengan tujuan mengamankan tiga poin penuh, MU tidak merahasiakan niat mereka untuk bermain menyerang, dan tendangan Mbemo yang melambung di atas mistar gawang adalah tanda peringatan pertama bagi Tottenham.

Pada menit ke-11, Casemiro melepaskan tembakan keras yang memaksa kiper Vicario melakukan penyelamatan diving yang sulit. Tak lama kemudian, Bruno menerima umpan dari Diallo dan melepaskan tembakan satu sentuhan yang nyaris meleset dari gawang Tottenham.

Di sisi lapangan yang berlawanan, Tottenham memilih pendekatan yang agak hati-hati, dengan sigap melakukan tekel dan mengganggu pergerakan menyerang tim tuan rumah. Namun, gaya bermain yang agak agresif ini pada akhirnya membuat mereka berada dalam posisi yang kurang menguntungkan.

Pada menit ke-29, Romero melakukan pelanggaran brutal terhadap Casemiro dan langsung mendapat kartu merah dari wasit. Dengan keuntungan bermain dengan jumlah pemain yang lebih banyak, MU terus menyerang untuk mencoba memecah kebuntuan.

Pada menit ke-37, menerima umpan dari rekan setimnya, Bruno dengan nyaman melepaskan tembakan yang melenceng dari gawang Tottenham. Namun, para penggemar MU tidak perlu terlalu lama menyesali peluang yang terbuang itu, karena hanya satu menit kemudian, mereka mendapatkan apa yang mereka butuhkan: gol pembuka. Dalam situasi ini, Diallo menerima umpan dari Bruno dan kemudian mengoper bola kepada Mbeumo, yang dengan tenang menyelesaikan peluang tersebut ke dalam gawang.

Dengan gol pembuka yang memecah kebuntuan, para pemain Manchester United semakin bersemangat dan terus menekan gawang tim London tersebut. Pada menit ke-41, Casemiro menerima umpan di dalam kotak penalti Tottenham dan melepaskan sundulan keras yang memaksa kiper Vicario melakukan penyelamatan sulit.

Di babak kedua, Setan Merah sepenuhnya mengendalikan permainan, membuat lawan mereka hampir tak berdaya dan hanya bisa bertahan. Sebaliknya, Tottenham tidak hanya kehilangan kendali atas permainan tetapi juga mengalami kemunduran lebih lanjut ketika Udogie mengalami cedera dan harus meninggalkan lapangan, digantikan oleh Souza.

Barulah pada menit ke-57 Tottenham menciptakan peluang paling berbahaya mereka sejauh ini dalam pertandingan tersebut. Namun, tendangan Simons meleset tipis dari gawang Manchester United.

Setelah lolos dari kekalahan, manajer Carrick mendesak para pemainnya untuk terus menyerang dan mencetak lebih banyak gol. Pada menit ke-68, Bruno menerima bola dan mengopernya kepada Amad, yang kemudian mengirimkan umpan silang kepada Cunha untuk menceploskan bola ke gawang Tottenham. Namun, wasit telah mengangkat bendera tanda offside, dan gol tersebut dianulir.

Meskipun gagal mencetak gol, Setan Merah tidak patah semangat; sebaliknya, mereka menyerang lebih ganas lagi di menit-menit terakhir pertandingan. Setelah beberapa kali mencoba menekan Tottenham, pada menit ke-81, Sesko melompat tinggi untuk menyundul bola ke arah Bruno, yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang, menjadikan skor 2-0.

Di menit-menit terakhir, MU terus mengendalikan permainan dan menciptakan banyak peluang mencetak gol tetapi gagal memanfaatkannya. Pada akhirnya, MU menang 2-0 melawan Tottenham.