Mengenal Ce Hun Tiau, Minuman Khas Pontianak yang Menyegarkan
Di kota Pontianak, selain es krim angi, terdapat minuman segar yang sangat populer, yaitu ce hun tiau. Minuman ini memiliki kesamaan dengan es campur, namun dengan isian yang lebih bervariasi. Isian ce hun tiau terdiri dari ketan hitam, bongko, kacang merah, dan bahan lainnya yang membuatnya sangat menarik.
Ce hun tiau banyak dijual oleh masyarakat keturunan Tionghoa di Pontianak. Khususnya saat bulan Ramadan, minuman ini menjadi salah satu pilihan utama bagi warga yang ingin berbuka puasa. Berikut adalah beberapa fakta menarik mengenai ce hun tiau.
1. Asal Usul Ce Hun Tiau
Ce hun tiau merupakan minuman khas Pontianak yang sudah ada sejak lama. Dalam setiap porsi ce hun tiau, terdapat ketan hitam, kacang merah, bongko, cincau, dan ce hun tiau itu sendiri. Kuah santan dan gula merah yang menyertainya memberikan rasa manis yang khas.
2. Nama dan Arti di Balik Ce Hun Tiau
Nama ce hun tiau berasal dari bahasa Tio cu, di mana 'ce' diambil dari kata ciu yang berarti ubi, 'hun' berarti tepung, dan 'tiau' atau 'tiaw' merujuk pada bentuk panjang. Minuman ini pertama kali diperkenalkan oleh warga Tionghoa dan hingga kini tetap menjadi favorit di kalangan masyarakat Pontianak.
3. Ce Hun Tiau Sebagai Takjil Favorit
Walaupun memiliki latar belakang budaya Tionghoa, ce hun tiau sangat populer sebagai takjil berbuka puasa di bulan Ramadan. Porsinya yang cukup besar menjadikannya pilihan tepat untuk menahan lapar sebelum menyantap hidangan utama.
4. Isian yang Mengenyangkan
Salah satu keistimewaan ce hun tiau adalah penggunaan kacang merah yang berbeda dari yang biasanya. Kacang merah yang digunakan adalah ogura, yang terkenal dalam masakan Jepang, memberikan rasa legit yang nikmat saat dipadukan dengan kuahnya. Sementara itu, ce hun tiau berbentuk seperti mi panjang yang terbuat dari tepung sagu, dengan tekstur kenyal mirip jeli atau agar-agar.
5. Harga yang Terjangkau
Ce hun tiau menjadi semakin menarik karena harganya yang sangat terjangkau. Salah satu kedai terkenal yang menjual ce hun tiau adalah Ce Hun Tiau Ahua yang terletak di Jalan WR Supratman. Kedai ini telah beroperasi sejak lama dan kini dikelola oleh generasi kedua. Mereka buka setiap hari dari pukul 11.00 hingga 17.00, dan harga semangkuk ce hun tiau hanya Rp9.000.
Dengan rasa yang segar, harga yang terjangkau, dan porsi yang mengenyangkan, tidak heran jika ce hun tiau menjadi pilihan banyak orang, baik di hari biasa maupun selama bulan Ramadan. Jika Anda berkunjung ke Pontianak, pastikan untuk mencicipi minuman khas ini.




