Mengenal Thai Tea dan Pilihan Gerai di Jakarta
Thai tea belakangan kian digemari dan mudah ditemukan di berbagai sudut Jakarta, mulai dari gerai di pusat perbelanjaan hingga lapak di pinggir jalan. Rasanya yang manis-legit dengan karakter teh yang kuat membuat minuman ini kerap dipilih untuk menemani aktivitas seperti bekerja, belajar, hingga bersantai.
Fakta Singkat tentang Thai Tea
1) Jenis teh yang digunakan
Thai tea umumnya dibuat dari teh beraroma tajam dengan rasa teh hitam yang kuat. Pada sekitar 1980-an, teh yang digunakan dikenal sebagai cha yen, teh hitam pekat dengan aroma kuat yang disalurkan ke Thailand oleh seorang pedagang dari Tiongkok. Seiring waktu, karena harga cha yen yang tinggi, seduhan thai tea kemudian banyak beralih menggunakan teh Ceylon dari Sri Lanka, yang dinilai tetap pekat dan aromanya kuat dengan harga lebih terjangkau.
2) Kandungan rempah
Thai tea kerap disebut berbeda dari minuman teh lain karena mengandung sejumlah rempah. Dalam racikannya disebutkan ada air limau, adas bintang, dan asam jawa. Limau dikaitkan dengan efek menyegarkan, adas bintang disebut membantu pencernaan, sementara asam jawa dikenal dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk terkait peradangan, sirkulasi darah, dan kolesterol.
3) Rahasia rasa yang kaya
Rasa legit thai tea juga dipengaruhi tambahan susu kental manis dan krimer. Penggunaan susu kental manis disebut dipilih karena rasanya dianggap lebih nikmat ketika dicampurkan ke racikan thai tea. Selain itu, teh biasanya direbus atau diseduh selama 5–8 menit untuk memaksimalkan aroma kuatnya.
Rekomendasi Gerai Thai Tea di Jakarta
- Chatime — Menawarkan Thai Tea Series (Thai Tea Original dan Thai Tea Coffee) dengan karakter pekat dan tidak terlalu manis, serta opsi topping seperti jelly atau bubble. Harga: Rp 20.000–Rp 25.000.
- Dum Dum Thai Drinks — Beroperasi sejak 2017 dan memiliki lebih dari 400 gerai di Indonesia, Malaysia, Singapore, dan Thailand. Menyediakan beragam varian seperti thai tea, thai green tea, thai coffee, serta opsi non-dairy (misalnya thai black tea, thai black coffee, limeade). Minuman tersedia panas atau dingin, dengan bahan baku yang disebut diimpor dari berbagai daerah di Thailand. Harga: Rp 20.000–Rp 30.000.
- Pom Pom Thai Tea — Merek asal Indonesia dengan skema waralaba, menawarkan thai tea, green thai tea, kopi, dan lainnya. Disebut memulai gerai pertama di Kebon Jeruk dan kini setidaknya memiliki sekitar sepuluh gerai di Jakarta. Harga: Rp 6.000–Rp 15.000.
- Kop Khun Authentic Thai Tea — Berlokasi di area Jelambar, menawarkan thai tea dengan klaim bahan berkualitas serta bebas pewarna dan pemanis buatan. Selain thai tea, tersedia pilihan minuman lain seperti jus buah segar, kopi, dan frappe. Harga: Rp 10.000–Rp 25.000. Jam buka: 09.00–22.00 (kecuali Minggu, buka pukul 10.00).
- My Thai Tea — Menyasar harga di bawah Rp 20.000 dengan jargon “Strongly Brewed Thai Tea”. Varian yang disebut tersedia antara lain thai tea original, thai tea caramel, dan thai tea matcha. Harga: Rp 12.000–Rp 19.000.
- Thai Tea Nyot Nyot — Menyediakan varian seperti thai tea original, green tea, chocolate tea, taro tea, dan coffee. Tersedia ukuran small, large, dan bottle, dengan pilihan panas atau dingin. Opsi topping antara lain krim keju, oreo, cincau, bubble, atau jelly. Harga: Rp 7.000–Rp 19.000.
- Rachacha Thai Tea — Menawarkan thai tea klasik dan varian kekinian seperti choco banana, love berry, dan milky vanilla. Harga: Rp 10.000–Rp 16.000.
- Don Don Thai Tea — Merek asal Bandung dengan harga seragam untuk seluruh variasi minuman. Menyediakan Thai Milk Tea klasik dan Red Velvet Tea. Harga: Rp 10.000.
- Haa Haa — Menerapkan harga seragam untuk semua variasi thai tea. Pilihannya beragam, dari original hingga campuran seperti milo, karamel kopi, limun, dan duren. Harga: Rp 10.000.
Dengan banyaknya pilihan gerai dan rentang harga yang beragam, thai tea kini bisa dinikmati sesuai selera—baik yang mengutamakan rasa klasik maupun yang ingin mencoba varian campuran yang lebih modern.




