Menteri Kebudayaan Dorong Peningkatan Kualitas Film Indonesia
Fakta Baru - JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon meminta industri film Indonesia tidak berhenti pada euforia box office. Menurut dia, film yang laris tetap perlu ditopang ekosistem yang sehat regulasi yang berimbang, kualitas skenario yang naik kelas, dan peta masalah yang dibereskan agar penonton terus kembali ke bioskop.
“Industri film kita bagus, harus kita jaga. Juga bagaimana terus menghidupkan agar masyarakat tetap ke bioskop,” kata Fadli saat menerima jajaran MD Entertainment yang dipimpin produser Manoj Punjabi di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Jumat, 27 Februari.
Fadli menekankan perlunya penguatan regulasi yang tidak mematikan kreativitas namun tetap menjaga keberlanjutan industri. Ia juga mengingatkan keberhasilan film tidak berdiri sendiri, melainkan kerja kolektif produser, sutradara, penulis skenario, aktor, hingga pekerja kreatif lain yang menentukan mutu konten.
Salah satu sorotan Fadli adalah kualitas penulisan skenario. Ia mendorong lebih banyak workshop, manajemen talenta, serta identifikasi titik macet (bottleneck) industri yang selama ini menghambat. Ia menyinggung pengalamannya bertemu sineas India saat pelaksanaan Waves di India pada Mei tahun lalu. Menurut Fadli, kekuatan film India terlihat pada skenario yang solid dan dukungan digitalisasi yang maju. Catatan yang ia anggap relevan untuk memperkuat daya saing film Indonesia.
Fadli juga mengapresiasi tren film Indonesia yang semakin sering mengangkat realitas kehidupan sehari-hari. Ia berharap kolaborasi pemerintah dan industri bisa melahirkan lebih banyak film yang bukan hanya menghibur, tetapi juga membawa misi kebudayaan yaitu, merefleksikan musik, bahasa, sastra, tradisi lisan, ritus, manuskrip, hingga ekspresi budaya seperti tari, fesyen, dan kuliner.
Manoj Punjabi menyambut dukungan tersebut. Ia menilai dalam dua tahun terakhir film Indonesia berhasil menjadi “tuan rumah di negeri sendiri” dan mendominasi box office nasional.
“Film Indonesia sangat maju dan kita punya misi agar film Indonesia tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Film mencerminkan budaya kita dan juga meng-influence budaya kita,” kata Manoj. Ia menambahkan, film perlu terus dibuat lebih baik dengan nilai moral dan nilai budaya yang positif.
Pertemuan ini juga dihadiri sutradara Hanung Bramantyo dan jajaran MD Entertainment. Fadli didampingi Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra.




