Muthowif Mengkhawatirkan Mogok Jualan Daging Sapi Segar di Jabodetabek Berpotensi Menular ke Jawa Timur
Fakta Baru - Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) di Jabodetabek berencana melakukan mogok berjualan pada Selasa (6/1/2026) sebagai bentuk protes terhadap tingginya harga sapi siap potong. Muthowif, Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur (PPSDS-JATIM), mengkhawatirkan aksi ini akan memicu gejolak serupa di Jawa Timur.
Awal Kejadian
Harga sapi hidup siap potong saat ini berada di kisaran Rp53.000 hingga Rp55.000 per kilogram, meningkat dari harga sebelumnya yang berkisar antara Rp50.000 hingga Rp53.000 per kilogram. Kenaikan harga ini diprediksi akan berdampak pada harga jual daging segar di pasaran, yang dapat mencapai Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram.
Perkembangan
Muthowif menegaskan bahwa mogok jual yang direncanakan oleh APDI Jabodetabek dapat memicu kelangkaan sapi siap potong di pasar hewan Jawa Timur. Saat ini, pasar hewan di berbagai daerah seperti Lumajang, Probolinggo, Malang, dan Madura mengalami kelangkaan sapi siap potong. Harga di daerah tersebut pun akan menyesuaikan dengan harga yang berlaku di Jabodetabek.
Kondisi Terakhir
Dengan bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri yang akan datang dalam waktu dua bulan, kebutuhan daging segar diperkirakan akan meningkat, berpotensi memicu lonjakan harga. Muthowif meminta Pemprov Jatim untuk mengambil langkah strategis guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga daging sapi segar saat bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Ia juga berharap Dinas Peternakan Jatim dapat berkoordinasi dengan jagal, peternak, dan pelaku penggemukan sapi untuk mengatasi potensi gejolak harga di Surabaya akibat situasi di Jabodetabek.




