Muzakki Ramdhan Perankan Endro di Film Waktu Maghrib 2: 80 Persen Adegan Kesurupan
Sumber Foto: Liputan6.com
Fakta Segar

Muzakki Ramdhan Perankan Endro di Film Waktu Maghrib 2: 80 Persen Adegan Kesurupan

Film Waktu Maghrib 2, sekuel dari film sukses Waktu Maghrib yang dirilis dua tahun lalu, kini siap menghantui penonton dengan kehadiran bintang-bintang baru, termasuk Muzakki Ramdhan. Dalam film ini, ia berperan sebagai Endro, seorang pemain cadangan sepak bola yang emosinya mudah tersulut. Penampilannya yang unik, dengan gaya rambut mullet dan busana ala jamet, memberikan warna baru pada karakter yang diperankannya.

1. Latar Cerita Dua Dekade Kemudian

Muzakki Ramdhan menjelaskan bahwa Waktu Maghrib 2 mengambil latar waktu 20 tahun setelah kejadian film pertama. Diceritakan, Andi yang diperankan oleh Omar Daniel kini sudah dewasa, sementara peristiwa dalam film kedua berlangsung di desa Giri Tirto, berbeda dari Desa Jatijajar di film pertama.

2. Gaya Rambut yang Unik

Dalam proses kreatifnya, Muzakki merasa beruntung dapat berkolaborasi dengan sutradara Sidharta Tata yang memberikan kebebasan kepada para pemain untuk membentuk karakter mereka. Gaya rambut Endro yang dibuat mengesalkan itu, menurutnya, berhasil menciptakan kesan unik dan berbeda dari karakter yang pernah ia mainkan sebelumnya.

3. Efisiensi dalam Proses Syuting

Proses syuting Waktu Maghrib 2 berlangsung dengan sangat efektif, di mana retake dilakukan paling banyak tiga kali, biasanya karena alasan teknis. Hal ini membuat para pemain merasa nyaman dan dapat menjaga emosi mereka selama pengambilan gambar.

4. Plot yang Menarik dan Menegangkan

Cerita dalam film ini dimulai ketika Wulan, Yugo, dan Dewo pulang dari bermain bola. Terjadi perpecahan antara tim inti dan cadangan, di mana sumpah serapah yang diucapkan saat maghrib membangkitkan sosok yang eksis 20 tahun lalu. Endro, sebagai salah satu karakter yang terlibat, mengalami kerasukan akibat sumpah tersebut.

5. Kesurupan dengan Detail Prostetis

Dalam film ini, Muzakki menyatakan bahwa 80 persen adegan yang diperankannya melibatkan kesurupan. Ia menggunakan prostetis untuk menciptakan efek yang lebih realistis, termasuk detail seperti darah dan lensa kontak. Pengalaman ini menjadi hal baru bagi Muzakki, yang sebelumnya lebih sering berperan sebagai karakter yang ditakuti.

6. Suasana Kekeluargaan di Lokasi Syuting

Syuting Waktu Maghrib 2 berlangsung selama 23 hari di Yogyakarta. Muzakki mengungkapkan rasa haru saat berpamitan dengan pemain dan kru di hari terakhir syuting. Suasana kekeluargaan membuat pengalaman tersebut sangat berkesan bagi seluruh tim, termasuk Ghazi Alhabsy yang juga merasa betah berada di lokasi syuting.

Film Waktu Maghrib 2 dijadwalkan tayang di bioskop mulai 28 Mei 2025. Dengan berbagai elemen menarik, diharapkan film ini dapat kembali menarik perhatian penonton seperti pendahulunya.