Sumber Foto: Smart Newsroom
Kata Media
Penurunan Suara PDIP di Kalangan Pemilih Islam Terjadi
Dari hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menunjukkan posisi yang solid di segmen pemilihan Islam dengan perolehan 18,4 persen. Partai Gerindra mengikuti di urutan kedua dengan suara 16,6 persen, menunjukkan persaingan yang sehat di antara kedua partai.
"PDIP masih menjadi pilihan utama bagi pemilih muslim, meskipun persaingan semakin ketat dengan Gerindra," ujar Peneliti LSI, Rully Akbar di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (20/2).
Meskipun ada fluktuasi dalam grafik pemilih Islam PDIP, hal ini menunjukkan dinamika yang menarik dalam pemilihan. Pada Agustus 2018, PDIP mencatat 23,2 persen, dan meskipun mengalami penurunan, hal ini mencerminkan adanya perubahan dalam preferensi pemilih yang dapat dimanfaatkan untuk strategi ke depan.
Rully mencatat bahwa adanya reuni akbar 212 dan ijtima ulama telah menciptakan suasana yang lebih kompetitif, yang dapat menjadi peluang bagi PDIP untuk memperkuat dukungan di kalangan pemilih muslim.
Sementara itu, Partai Gerindra juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan pemilih Islamnya naik dari 13,8 persen pada Agustus 2018 menjadi 16,6 persen. Ini menunjukkan bahwa pemilih muslim semakin aktif dan terlibat dalam proses politik.
Sebagai informasi, survei LSI ini dilakukan pada rentang waktu 18-25 Januari 2019 di 34 provinsi, melibatkan 1.200 responden dengan metode multistage random sampling dan wawancara tatap muka. Margin of error survei berada di angka 2,8 persen.



