Perbedaan Antara Susu Segar dan Susu Kental Manis
Jakarta - Edaran terbaru dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengenai regulasi iklan produk susu kental manis menarik perhatian publik dan memunculkan pertanyaan mengenai perbedaan antara susu kental manis dan susu segar.
Untuk mengklarifikasi hal ini, kami menghubungi dokter spesialis gizi klinik, dr. Tirta Prawita Sari, Sp.GK, M.Sc. Menurutnya, banyak orang seringkali keliru menggunakan susu kental manis sebagai pengganti susu biasa. Hal ini disebabkan oleh harganya yang terjangkau dan rasa manisnya yang menarik.
"Edaran dari BPOM mungkin bertujuan untuk mengingatkan bahwa susu kental manis tidak dapat menggantikan nutrisi yang seharusnya didapat dari susu segar, terutama bagi anak-anak," jelas dr. Tirta.
Lebih lanjut, dr. Tirta menjelaskan bahwa susu kental manis adalah produk hasil kondensasi, di mana sebagian besar air dikeluarkan dari susu, dan gula ditambahkan dalam jumlah yang signifikan. Penggunaan susu kental manis yang berlebihan dapat menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari, mengingat kandungan gula yang tinggi.
Berbeda dengan susu segar, yang mengandung gula alami dalam bentuk laktosa. Susu segar juga menyediakan banyak nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Sementara itu, susu kental manis mengandung laktosa serta gula tambahan, yang bisa berpotensi berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan.
Dengan demikian, penting bagi masyarakat untuk memahami perbedaan ini agar dapat memilih produk yang lebih sehat dan sesuai dengan kebutuhan gizi mereka.




