Perbedaan Karakteristik Daging Kurban Menjelang Iduladha
Fakta Baru - Menjelang Iduladha, masyarakat semakin peduli pada kualitas daging kurban yang akan dikonsumsi. Dosen Fakultas Peternakan IPB University, Dr Henny Nuraini, menjelaskan bahwa daging sapi, kerbau, kambing, dan domba memiliki karakteristik yang berbeda, yang dapat dikenali dari atribut fisik dan kandungan nutrisinya.
Awal Kejadian
Perbedaan pada daging hewan kurban ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jenis hewan, umur, pakan, serta penanganan sebelum dan sesudah pemotongan. Dr Henny menjelaskan bahwa perbedaan fisik dan nutrisi daging dipengaruhi oleh banyak variabel seperti jenis kelamin dan metode pemasakan.
Perkembangan
Warna daging menjadi salah satu indikator kualitas yang paling mudah dikenali. Daging sapi umumnya berwarna merah cerah, sementara daging kerbau cenderung lebih gelap. Daging domba memiliki warna merah terang hingga merah bata, sedangkan kambing berwarna merah muda. Untuk memastikan kesegaran, masyarakat dapat menyayat daging dan melihat perubahan warnanya. Daging yang kembali merah segar setelah terkena udara biasanya masih dalam kondisi baik.
Tekstur daging juga berpengaruh terhadap kualitasnya. Daging sapi memiliki serat sedang dan tidak terlalu kaku, sementara daging kerbau cenderung lebih kasar dan padat. Daging kambing dan domba, di sisi lain, memiliki serat lebih kecil dan halus, sehingga lebih empuk. Namun, umur hewan tetap berpengaruh pada tingkat keempukan daging.
Aroma daging juga menjadi pembeda utama. Daging segar seharusnya tidak berbau menyengat, dan bau anyir atau tengik dapat menjadi tanda kerusakan. Daging sapi memiliki aroma yang relatif lembut, sedangkan kerbau memiliki aroma yang lebih tajam. Daging kambing, terutama dari jantan yang lebih tua, memiliki bau prengus yang lebih kuat, sementara aroma daging domba cenderung lebih ringan.
Kondisi Terakhir
Sebagai sumber protein hewani dengan nilai gizi tinggi, daging mudah rusak jika tidak ditangani dengan benar. Dr Henny menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan penyimpanan daging untuk memastikan kualitas dan kesegarannya.




