Samsung Luncurkan Galaxy S26 Series dengan Layar Privasi dan AI Canggih
Sumber Foto: Pikiran Rakyat Jatim
Teknologi

Samsung Luncurkan Galaxy S26 Series dengan Layar Privasi dan AI Canggih

Fakta Baru - PR JATIM – Samsung Electronics resmi memperkenalkan lini ponsel flagship terbaru Galaxy S26 Series di Indonesia dengan membawa sejumlah inovasi teknologi baru, mulai dari fitur privasi layar berbasis piksel hingga kecerdasan buatan (AI) yang mampu membantu pengguna mengelola aktivitas digital secara otomatis.

Peluncuran tersebut dirayakan melalui kegiatan Galaxy Unboxing Day yang digelar serentak pada 7 Maret 2026 di sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk di Mall Kelapa Gading 3 dan Kota Kasablanka, Jakarta. Dalam acara tersebut sekitar 2.000 konsumen yang telah melakukan pre-order mendapatkan unit Galaxy S26 Series secara langsung.

Selain menerima perangkat lebih awal, para pembeli juga memperoleh berbagai bonus tambahan seperti aksesori case, adapter, hingga tumbler edisi khusus yang menjadi bagian dari program promosi peluncuran.

Fokus pada Privasi Pengguna

Salah satu inovasi utama yang menjadi sorotan dalam Galaxy S26 Series adalah fitur Privacy Display, teknologi layar yang dirancang untuk meningkatkan keamanan visual pengguna saat menggunakan smartphone di ruang publik.

Selama ini, banyak pengguna mengandalkan tempered glass anti-spy untuk mencegah orang lain mengintip isi layar. Namun aksesori tersebut sering menurunkan kualitas tampilan, membuat layar lebih gelap dan mengurangi ketajaman warna.

Samsung mencoba mengatasi masalah tersebut dengan pendekatan berbeda, yakni menanamkan sistem privasi langsung pada struktur layar melalui teknologi Narrow Pixels. Sistem ini bekerja dengan mengarahkan cahaya layar hanya ke sudut pandang pengguna yang berada tepat di depan perangkat.

Dengan mekanisme tersebut, pengguna tetap dapat menikmati tampilan layar yang terang dan tajam, sementara orang yang berada di samping hanya melihat layar yang tampak gelap.

Teknologi ini menjadi salah satu upaya Samsung menjawab kebutuhan privasi pengguna yang semakin tinggi, terutama ketika menggunakan ponsel di tempat umum seperti transportasi publik, kafe, atau ruang kerja bersama.