Semarang Menjadi Pilihan Utama Investor untuk Lahan Industri
Fakta Baru - Semarang kini menarik perhatian banyak investor untuk pembangunan pabrik. Laporan dari Colliers Indonesia menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan daerah lain di Jawa.
Awal Kejadian
Kota Semarang menjadi pusat perhatian dengan sejumlah kawasan industri, termasuk Kawasan Industri Wijaya Kusuma, Kawasan Industri Candi, dan BSB Industrial Park. Harga lahan di Semarang berkisar antara Rp 1,5-5 juta per meter persegi, lebih rendah dibandingkan dengan Surabaya yang mencapai Rp 1,5-6,5 juta dan Jakarta yang berkisar antara Rp 2-6,5 juta.
Perkembangan
Kenaikan harga lahan di Semarang tercatat mencapai 8 persen dalam beberapa tahun terakhir, mengindikasikan potensi pertumbuhan yang lebih besar dibandingkan Jakarta dan Surabaya. Dalam tiga tahun terakhir, sekitar 120 hektare lahan telah terjual, dengan lokasi penjualan terbanyak berada di Kabupaten Batang, diikuti oleh Kendal, Semarang, dan Demak. Sektor industri yang mengisi kawasan ini semakin beragam, mencakup manufaktur, farmasi, elektronik, serta data center.
Kondisi Terakhir
Dengan total pasokan lahan mencapai 4.100 hektare dan potensi ekspansi hingga 2.700 hektare hingga tahun 2030, Semarang menunjukkan daya tarik yang semakin kuat. Infrastruktur yang terus ditingkatkan dan dukungan dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut memperkuat ekosistem industri di kawasan ini, menjadikannya alternatif menarik bagi perusahaan yang ingin relokasi atau ekspansi.




