Sepuluh Hari Terakhir Ramadan: Raih Pahala Lebih
Jakarta – Ibadah puasa Ramadan mendekati akhir, dan momen ini dianggap sangat istimewa bagi umat Islam. Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Wakil Ketua Baleg DPR RI, menekankan pentingnya memaksimalkan ibadah di sepuluh hari terakhir Ramadan melalui akun media sosialnya.
Doli Kurnia menjelaskan bahwa sepuluh hari terakhir Ramadan seharusnya menjadi waktu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas amal. Rasulullah SAW menjadi teladan dalam hal ini, di mana beliau meningkatkan intensitas ibadah di akhir bulan suci. Hal ini menegaskan bahwa waktu tersebut bukanlah saat untuk mengendurkan ibadah, melainkan kesempatan untuk meraih pahala yang lebih tinggi.
Sepuluh hari terakhir Ramadan diakui oleh para ulama sebagai waktu puncak spiritual. Pada periode ini, umat Islam diyakini memiliki peluang besar untuk mendapatkan ampunan Allah. Doli mengingatkan bahwa meskipun banyak orang mungkin telah melewati sebagian Ramadan dengan berbagai kekurangan, Allah selalu memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri hingga detik-detik terakhir.
Untuk itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur'an, berzikir, berdoa, dan bersedekah. Setiap amal yang dikerjakan dengan ikhlas akan menjadi bekal berharga di kehidupan ini dan di akhirat. Doli juga mengajak umat untuk melakukan introspeksi diri, menilai apakah ibadah dan akhlak kita telah meningkat selama bulan Ramadan ini.
Doli menegaskan, "Jika sepuluh hari terakhir ini kita manfaatkan dengan sungguh-sungguh, maka insya Allah kita akan keluar dari Ramadan sebagai pribadi yang lebih bersih, lebih kuat iman, dan lebih dekat kepada Allah." Momen ini diharapkan dapat menjadi kesempatan berharga bagi setiap individu untuk memperbaiki diri dan memperkuat iman sebelum bulan suci berakhir.




