William Marsilio Terpinggirkan, Arema FC Raih Poin Berharga di Malut United
BLITAR KAWENTAR- Nasib William Marsilio di Liga Indonesia kembali jadi sorotan. Mantan playmaker Arema FC itu kini menghadapi situasi sulit bersama Persib setelah performanya dinilai tak konsisten dan mulai terpinggirkan. Di sisi lain, Arema FC justru menunjukkan mental kuat dengan mencuri poin di markas Malut United dalam lanjutan Super League 2025/2026.
William Marsilio sempat menjadi idola baru publik Arema FC saat datang menjelang Liga 1 2024/2025. Gelandang asal Brasil itu langsung nyetel dengan permainan Singo Edan. Dalam 15 laga awal, ia mengemas lima gol dan lima assist—catatan impresif untuk pemain yang baru beradaptasi di sepak bola Indonesia.
Namun perjalanan William di Liga Indonesia berubah drastis setelah cedera paha memaksanya absen tiga pertandingan. Ia kembali bermain penuh saat Arema FC kalah 1-3 dari Persib Bandung. Setelah laga tersebut, menit bermainnya terus berkurang. Ia hanya tampil sebentar melawan Bali United dan PSM Makassar, sebelum akhirnya delapan laga berikutnya tak lagi masuk line-up utama.
Situasi itu memicu spekulasi soal masa depan William Marsilio di Arema FC. Meski sempat dibela Koordinator Presidium Aremania yang menyebut adanya isu sikap kurang baik, William membantah tudingan tersebut. Kontraknya habis pada 30 April dan manajemen memutuskan tidak memperpanjang kerja samanya.
Padahal, statistik awal musim membuatnya diminati sejumlah klub Super League, termasuk Persija Jakarta dan Persib Bandung. William akhirnya memilih bergabung ke Persib sebagai pengganti Tiron Del Pino.
Ia sempat memberi harapan lewat gol debut ke gawang Dewa United di ajang Piala Presiden 2025. Namun konsistensi kembali menjadi masalah. Hingga November 2025, ia baru mencatat 10 penampilan dengan tiga kali starter dan dua assist dari total 422 menit bermain.
Sorotan makin tajam saat Persib tampil di AFC Champions League 2025/2026 menghadapi Lion City Sailors. William masuk pada menit ke-89, tetapi timnya tetap kalah 2-3. Pelatih Bojan Hodak secara terbuka menyatakan kekecewaannya kepada para pemain pengganti.
Bahkan, William tak dibawa dalam laga Persib kontra Madura United pada 30 November 2025. Ia dipulangkan ke Bandung karena pelatih tidak puas dengan performanya. Bursa transfer pertengahan musim pun memunculkan isu hengkang yang makin kuat.
Arema FC Bangga Tahan Malut United
Sementara itu, mantan klubnya, Arema FC, justru menunjukkan perkembangan positif. Dalam pekan ke-14 Super League 2025/2026, Singo Edan berhasil menahan imbang Malut United 1-1 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.
Tuan rumah sempat unggul cepat lewat sundulan Tiron Del Pino memanfaatkan crossing Freds Butuan. Arema FC membalas di awal babak kedua melalui tembakan mendatar Ian Puleu yang memaksimalkan assist Dalberto Luan Belo.
Pelatih Marcos Santos mengaku bangga dengan perjuangan timnya. Menurutnya, pertandingan berlangsung sulit karena Malut United dikenal kuat secara teknis dan agresif sejak awal laga.
Meski pincang, Arema FC tetap kompetitif. Marcos menegaskan tidak ada istilah tim inti di skuadnya. Seluruh pemain memiliki peluang yang sama untuk tampil dan berkontribusi.
Hasil imbang ini menjadi dorongan moral besar bagi Singo Edan. Membawa pulang satu poin dari laga tandang berat dianggap setara dengan kemenangan, mengingat keterbatasan komposisi pemain.
Dua Cerita Berbeda
Kisah William Marsilio dan Arema FC kini berjalan dalam dua arah berbeda. William tengah berjuang mengembalikan kepercayaan pelatih di Persib, sementara Arema terus membangun konsistensi di tengah badai cedera dan absensi pemain.
Dengan bursa transfer pertengahan musim yang semakin dekat, masa depan William Marsilio di Liga Indonesia kembali menjadi tanda tanya. Akankah ia bertahan dan membuktikan kualitasnya, atau justru kembali mencari peruntungan di klub lain?




