Yusheng: Salad Segar Pembawa Hoki di Perayaan Imlek
Setiap perayaan besar keagamaan di berbagai budaya seringkali diiringi oleh hidangan khas yang memiliki makna tertentu. Salah satu yang paling dikenal dalam perayaan Tahun Baru Imlek adalah yusheng, yang akan disajikan saat perayaan yang jatuh pada 5 Februari mendatang.
Asal Usul Yusheng
Yusheng, yang juga dikenal sebagai yee sang, merupakan makanan pembuka yang sangat populer dalam perayaan Imlek, meskipun tidak berasal dari China. Tradisi menyantap yusheng lebih berkembang di negara-negara seperti Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Awalnya, tradisi ini dibawa oleh nelayan dari Guangzhou yang merayakan hari Renri, hari ketujuh Imlek, dengan mengadakan pesta hasil tangkapan ikan. Seiring waktu, hidangan ini berevolusi menjadi salad sayuran dan ikan yang kita kenal sekarang.
Makna di Balik Setiap Komponen
Yusheng memiliki berbagai bahan yang berwarna-warni, sering disebut sebagai 'salad lima warna'. Umumnya, bahan-bahannya terdiri dari wortel, lobak, kubis, jeruk, dan kulit wonton. Sejak tahun 1964, variasi sayur dan ikan yang digunakan dalam yusheng semakin beragam, dengan ikan tuna atau salmon sebagai bahan utama. Setiap komponen dalam yusheng memiliki makna yang dalam; misalnya, wortel melambangkan keberuntungan, sedangkan ikan mentah melambangkan kelimpahan.
Simbol Kemakmuran
Dalam aksara Tionghoa, istilah untuk ikan dan berkelebihan dibaca sama, yaitu yú. Oleh karena itu, yusheng dianggap sebagai lambang kemakmuran dan kelimpahan bagi mereka yang menyantapnya.
Ritual Sebelum Menyantap Yusheng
Sebelum menyantap yusheng, terdapat ritual khas yang dilakukan. Anggota keluarga biasanya berkumpul di sekitar piring yusheng, dengan semua bahan dan saus terpisah. Mereka kemudian menuangkan semua bahan ke dalam satu wadah dan mengaduknya bersama-sama. Selama proses ini, mereka meneriakkan harapan dan doa untuk tahun yang baru. Semakin tinggi yusheng diangkat saat diaduk, semakin tinggi pula kemakmuran yang diyakini akan datang.
Yusheng di Indonesia
Di Indonesia, tradisi menyantap yusheng semakin populer, baik di rumah makan maupun restoran hotel bintang lima. Contohnya, Hotel JW Marriott Surabaya memperkenalkan menu spesial untuk menyambut Tahun Baru Imlek, seperti JW Marriott Fortune Salmon Fish dan JW Marriott Shredded Abalone yang disajikan dengan potongan abalone segar.
Acara Menarik Selama Perayaan Imlek
Selain yusheng, selama perayaan Imlek, ada berbagai hidangan spesial lainnya yang dapat dinikmati, seperti Double Boiled Sea Treasure Soup with Preserved Scallop and Chicken dan Traditional ‘PiPa’ Suckling Pig. Di malam perayaan Tahun Baru Imlek, berbagai acara spesial juga digelar, termasuk tarian LED lion, penampilan barongsai, dan atraksi wu shu, serta pembagian voucher menginap gratis di berbagai kota seperti Jakarta, Kuala Lumpur, dan New Delhi.




