Apple Perketat Verifikasi Usia untuk Lindungi Anak dari Konten Tak Pantas
Apple memperluas alat verifikasi usia globalnya.
Apple baru saja meluncurkan serangkaian alat verifikasi usia untuk mematuhi undang-undang perlindungan anak yang semakin ketat secara global. Mulai hari ini, pengguna di Brasil, Australia, dan Singapura akan diblokir untuk mengunduh aplikasi 18+ jika mereka belum memverifikasi usia mereka. Ini adalah langkah untuk memenuhi peraturan baru di banyak negara sekaligus melindungi anak-anak dari konten yang tidak pantas.
Bersamaan dengan itu, Apple memperkenalkan API "Rentang Usia yang Dinyatakan", yang memungkinkan pengembang untuk menentukan usia pengguna tanpa mengakses data pribadi seperti tanggal lahir mereka. Alat ini membantu aplikasi mematuhi hukum di AS, khususnya di Utah dan Louisiana, di mana pembagian usia diwajibkan selama pendaftaran layanan.
Selain itu, Apple telah memperbarui sistem klasifikasi aplikasinya, khususnya untuk game dengan loot box – sebuah mekanisme yang dianggap sebagai perjudian. Di Brasil, game-game ini akan diberi label 18+. Langkah ini menunjukkan bahwa Apple secara proaktif beradaptasi dengan kerangka hukum yang kompleks sekaligus mendukung pengembang dalam memenuhi persyaratan hukum.
Google berinvestasi dalam pusat data ramah lingkungan dengan sistem baterai terbesar di dunia.
Google baru saja mengumumkan proyek pusat data baru di Pine Island, Minnesota, yang didukung oleh energi bersih sebesar 1,9 gigawatt. Fitur utama proyek ini adalah baterai besi-udara 300 megawatt yang dikembangkan oleh perusahaan rintisan Form Energy, yang mampu menyimpan listrik selama 100 jam secara terus menerus. Setelah selesai, ini akan menjadi sistem baterai terbesar di dunia.
Proyek ini menggabungkan 1,4 gigawatt tenaga angin dan 200 megawatt tenaga surya dari Xcel Energy, yang menyediakan energi untuk pusat data. Teknologi baterai besi-udara bekerja dengan mengoksidasi dan menghilangkan oksigen dari partikel besi; meskipun kurang efisien daripada baterai lithium-ion, teknologi ini tiga kali lebih murah, sehingga meningkatkan potensi penggunaan energi terbarukan di malam hari atau ketika pasokan rendah.
Google mengadopsi model "biaya peralihan hijau" untuk berbagi risiko keuangan dengan Xcel Energy, sehingga mencegah konsumen menanggung biaya listrik tambahan yang tinggi. Ini adalah langkah strategis yang memperluas infrastruktur energi bersih dan mempromosikan teknologi penyimpanan jangka panjang untuk jaringan listrik.
China mempercepat produksi chip canggih.
Menurut Nikkei, produsen chip terkemuka Tiongkok seperti SMIC dan Hua Hong Semiconductor berencana untuk memperluas produksi chip canggih guna memenuhi permintaan yang terus meningkat dari kecerdasan buatan. Beberapa perusahaan yang berafiliasi dengan Huawei juga berpartisipasi dalam proses ini, berfokus pada teknologi 7 nanometer dan bahkan menargetkan teknologi 5 nanometer.
Saat ini, produksi chip canggih China hanya mencapai kurang dari 20.000 wafer per tahun. Namun, tujuannya adalah untuk meningkatkan jumlah ini menjadi 100.000 wafer dalam 1-2 tahun ke depan, sekaligus menetapkan rencana jangka panjang untuk menambah kapasitas produksi sebesar 500.000 wafer lagi pada tahun 2030.
Langkah ini mencerminkan upaya China untuk mengurangi ketergantungannya pada pemasok asing dan memperkuat posisinya di sektor semikonduktor. Mempercepat produksi chip canggih juga dipandang sebagai langkah strategis untuk mendukung pengembangan AI dan teknologi baru lainnya.
Minh Hoan
Sumber: https://vtcnews.vn/cong-nghe-25-2-apple-that-chat-xac-minh-tuoi-nguoi-dung-ar1004476.html




