AS Klaim Bukti Iran Upayakan Senjata Nuklir, Diplomasi Jadi Prioritas
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM -Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengklaim Washington telah mengantongi bukti upaya Teheran untuk membangun kembali senjata nuklir.
Vance menyebut bukti ini terlihat pasca serangan AS menyasar tiga fasilitas nuklir Iran pada Juni tahun lalu.
Vance menyebut AS berprinsip Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.
Vance menegaskan hal ini tak boleh terjadi, lantaran akan menimbulkan masalah untuk AS.
Hal ini disampaikan Vance pada Rabu (25/2).
“Kami telah melihat bukti bahwa mereka telah mencoba melakukan hal itu, jadi presiden mengirimkan para negosiator tersebut untuk mencoba mengatasi masalah itu,” tambahnya.
Vance mengatakan presiden AS ingin mengatasi masalah ini secara diplomatis, sambil menekankan bahwa 'pilihan lain' tersedia jika pembicaraan gagal.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga menuduh Iran 'menimbulkan ancaman' karena persediaan rudal balistiknya.
Vance menegaskan diplomasi tetap menjadi pilihan utama AS, namun opsi lain siap dilakukan pihaknya.
Trump disebut akan mengirimkan negosiator untuk mencoba menyelesaikan masalah secara diplomatis.
Menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner, dan utusan khusus Steve Witkoff akan mewakili Washington.
Putaran ketiga pembicaraan tidak langsung akan digelar di Jenewa, dengan delegasi Iran dipimpin Menteri Luar Negeri Iran.




