Donald Trump Rencanakan Deklasifikasi Dokumen UFO dan Kehidupan Ekstraterestrial
Sumber Foto: Mureks
Sosial

Donald Trump Rencanakan Deklasifikasi Dokumen UFO dan Kehidupan Ekstraterestrial

Iphone

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana untuk mendeklasifikasi dokumen-dokumen rahasia pemerintah yang berkaitan dengan Unidentified Flying Objects (UFO), Unidentified Aerial Phenomena (UAP), dan potensi kehidupan ekstraterestrial. Langkah ini disebut Trump sebagai respons terhadap minat publik yang “sangat besar” terhadap penyelidikan puluhan tahun yang dilakukan oleh Departemen Pertahanan AS.

Dalam unggahan terbarunya di platform Truth Social, Trump menyatakan akan menginstruksikan Menteri Pertahanan dan otoritas terkait lainnya untuk mengidentifikasi berkas-berkas yang sesuai dan memulai proses publikasi. Ia menyebut subjek ini “sangat kompleks tetapi sangat menarik dan penting.”

Baca Juga:

Browser AI Perplexity ‘Comet’ Kini Tersedia untuk iPhone, Janjikan Pengalaman Pencarian Cerdas dan Otomatisasi

iPhone 18 Pro Dikabarkan Usung Peningkatan Kamera Telefoto Eksklusif, Unggul di Kondisi Minim Cahaya

Bocoran Spesifikasi dan Harga iPhone Fold Terungkap: RAM 12GB dan Tiga Varian Penyimpanan

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Departemen Pertahanan AS telah melacak objek terbang tak dikenal selama beberapa dekade, yang kini secara resmi disebut UAP. Salah satu lembaga yang terlibat adalah All-domain Anomaly Resolution Office (AARO). Sebuah laporan AARO yang dirilis pada tahun 2024 menyimpulkan bahwa tidak ada bukti pasti kehidupan ekstraterestrial dan tidak ada bukti insiden yang diamati terkait dengan pemerintah asing.

Meski demikian, minat publik terhadap berkas-berkas ini tetap kuat, mendorong Trump untuk mengambil langkah transparansi ini. Pengumuman Trump ini menyusul pernyataan mantan Presiden Barack Obama dalam sebuah podcast dengan Brian Tyler Cohen. Obama sebelumnya mengisyaratkan bahwa, mengingat skala alam semesta yang luas, kehidupan ekstraterestrial secara statistik mungkin saja terjadi. Namun, ia menekankan bahwa selama masa jabatannya, tidak ada bukti kontak langsung.

Hingga kini, belum jelas apakah dokumen-dokumen tersebut akan benar-benar dirilis dan, jika ya, dokumen mana saja. Menurut pantauan Mureks, di platform X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, para pengguna telah berspekulasi. Beberapa menyatakan kekhawatiran bahwa materi yang berpotensi sensitif dapat disunting secara ekstensif demi alasan keamanan nasional.

Barack Obama Departemen Pertahanan AS Donald Trump UAP UFO