Fenomena UFO di Indonesia: Temuan dan Komunitas Pengamatnya
Sumber Foto: Aktual.com
Temuan Aktual

Fenomena UFO di Indonesia: Temuan dan Komunitas Pengamatnya

Jakarta, Aktual.co — Fenomena Unidentified Flying Object (UFO) atau benda terbang tidak dikenal masih menjadi topik perdebatan. Meskipun banyak yang meragukan keberadaannya, sejumlah penampakan UFO tercatat terjadi di Indonesia. Anggota komunitas Indonesia UFO Hunters, Irvan Raseed, mengungkapkan bahwa meskipun banyak temuan UFO, media jarang mengekspose fenomena ini karena skeptisisme yang tinggi.

Indonesia UFO Hunters (IUFOHunters) merupakan komunitas online yang didirikan untuk menyebarkan informasi terkait bukti-bukti keberadaan UFO. Komunitas ini memiliki lebih dari 4.000 anggota, meskipun hanya puluhan yang aktif berpartisipasi. Irvan menjelaskan bahwa sebagian besar anggota hanya memantau dan belum melakukan ekspedisi pencarian secara langsung, melainkan lebih fokus pada berbagi informasi.

Ketertarikan Irvan dan komunitasnya berakar dari rasa ingin tahu tentang kemungkinan adanya makhluk luar angkasa. Ia percaya bahwa keberadaan alien dapat dibuktikan melalui berbagai jejak yang ditinggalkan. Irvan menyebutkan bahwa ada sekitar 4.500 peradaban di luar bumi, yang menunjukkan kemungkinan adanya kehidupan lain di luar planet kita.

Salah satu temuan yang paling terkenal di Indonesia terkait dengan fenomena UFO adalah crop circle yang muncul di Sleman, Yogyakarta, pada awal 2011. Meskipun banyak yang beranggapan bahwa pola tersebut buatan manusia, pemilik lahan mengklaim tidak pernah melihat aktivitas aneh di area tersebut. Irvan menjelaskan bahwa crop circle buatan manusia biasanya melibatkan pemataan batang tanaman, sementara pola yang diduga buatan alien menunjukkan batang yang bengkok tanpa patah.

Irvan juga mengungkapkan bahwa salah satu kerabatnya pernah mengabadikan penampakan UFO berbentuk segi tujuh bercahaya putih di Pulau Laut, Riau, pada 26 September 2010. Benda tersebut hanya terlihat selama lima menit sebelum menghilang.

Selain IUFOHunters, terdapat komunitas lain yang juga aktif mempelajari fenomena UFO, seperti BETA-UFO (Benda Terbang Aneh-UFO). Komunitas ini telah berdiri sejak 26 Oktober 1997 dan secara aktif mendata serta mempelajari fenomena UFO. Irvan mengaku pernah mengikuti pertemuan BETA-UFO di kawasan Cikini pada Februari lalu.