Prabowo dan Pesan Tegas Publik: Turunkan Harga, Ciptakan Kerja
Fakta Baru - Survei Pusat Polling (Puspoll) Indonesia pada Mei 2026 menunjukkan bahwa publik menilai program pemerintahan Prabowo-Gibran berdasarkan efektivitasnya dalam mengatasi masalah ekonomi sehari-hari. Dua isu utama yang menjadi perhatian adalah tingginya harga kebutuhan pokok dan penciptaan lapangan kerja.
Awal Kejadian
Temuan survei ini mengungkapkan bahwa 93,6% responden menganggap perluasan akses BPJS Kesehatan penting, sedangkan 93,3% mendukung penurunan harga BPJS Kesehatan. Peningkatan kualitas fasilitas kesehatan juga dinilai penting oleh 92,9% responden. Dukungan untuk pembukaan lapangan kerja baru dan perluasan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan juga tinggi, di atas 91%.
Perkembangan
Sementara itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran memiliki tingkat dukungan 55,5%. Namun, urgensinya hanya 60,7%, lebih rendah dibandingkan program-program kesehatan dan penciptaan lapangan kerja. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih mengutamakan kebutuhan dasar ekonomi yang mendesak ketimbang program gizi jangka panjang.
Kondisi Terakhir
Survei juga mencatat bahwa 41,9% responden menganggap harga kebutuhan pokok sebagai masalah utama, diikuti dengan kesulitan mendapatkan pekerjaan (24,6%) dan kemiskinan (13,4%). Permintaan publik terhadap pemerintah adalah untuk menurunkan harga kebutuhan pokok (44,4%), menciptakan lapangan kerja baru (26,9%), dan mengurangi kemiskinan (14,2%). Dengan demikian, tantangan terbesar bagi pemerintahan Prabowo-Gibran adalah menciptakan lapangan kerja, mengingat 47,5% responden menilai hal tersebut sebagai agenda paling mendesak.




