Fosil Burung Dinosaurus Kecil Ditemukan di Korea Selatan, Diduga Microraptor
Sumber Foto: Aktual.com
Temuan Aktual

Fosil Burung Dinosaurus Kecil Ditemukan di Korea Selatan, Diduga Microraptor

Sejumlah ilmuwan dan arkeolog di Korea Selatan melaporkan penemuan fosil burung dinosaurus berukuran kecil yang tertanam pada sebuah batu. Fosil yang ditemukan memiliki panjang sekitar 11 inci, sementara saat masih hidup hewan tersebut diperkirakan berukuran sekitar 20 inci.

Kepala kurator Institut Penelitian dan Warisan Budaya Korea Selatan, Lim Jong-Deock, mengatakan temuan itu sementara diasumsikan sebagai microraptor dari kelompok raptor. Namun, ia menegaskan identifikasi belum dapat dipastikan.

“Berdasarkan temuan, kita (peneliti) berasumsi bahwa Dinosaurus ini adalah jenis Microraptor spesies Raptor,” kata Lim Jong-Deock kepada media setempat. “Namun, belum bisa dipastikan jenis Dinosaurus itu. Ada kemungkinan bahwa itu adalah jenis baru yang belum dilaporkan ke jurnal ilmiah,” tambahnya.

Ciri dan periode hidup

Menurut keterangan peneliti, burung dinosaurus ini disebut termasuk dalam keluarga dinosaurus pemakan daging (karnivora) Tyrannosaurus Rex. Fosil tersebut menunjukkan karakter seperti gigi dan cakar yang tajam. Secara umum, microraptor diketahui memiliki empat sayap.

Hewan ini diperkirakan hidup pada periode Kapur (cretaceous) yang berakhir sekitar 66 juta tahun lalu, yang disebut sebagai masa keemasan terakhir bagi dinosaurus.

Fosil lengkap pertama dan peluang temuan lanjutan

Lim juga menyoroti keunikan posisi anggota tubuh pada fosil tersebut. “Anggota tubuh pada fosil Dinosaurus ini unik karena ditemukan dengan tulang yang terhubung ke tulang rusuknya,” ujarnya.

Badan arkeolog nasional Korea menyatakan kemungkinan masih terdapat fosil dinosaurus lain di dalam bebatuan di lokasi temuan. Fosil burung dinosaurus yang ditemukan lengkap di Korea Selatan itu disebut sebagai penemuan pertama.

Seorang peneliti dari Institut Penelitian dan Warisan Budaya Korea Selatan yang tidak disebutkan namanya menjelaskan bahwa fosil dinosaurus kecil tergolong langka. “Sulit bagi Dinosaurus kecil untuk menjadi fosil dan fosil tersebut sangat jarang terjadi di seluruh dunia,” katanya.

Tim peneliti menyatakan kajian lanjutan masih diperlukan, termasuk untuk memastikan apakah fosil tersebut berkaitan dengan Minisauripus, yang jejak kakinya pernah ditemukan di wilayah selatan Korea, Gyeongsangnam-do.