Gubernur Sumbar: Ramadan sebagai Madrasah Karakter Generasi Muda
Sumber Foto: metrokini.com
Sosial

Gubernur Sumbar: Ramadan sebagai Madrasah Karakter Generasi Muda

PADANG – Ramadan menjadi momentum pembentukan pribadi bertakwa serta penguatan solidaritas sosial di Sumatera Barat.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan hal itu saat mengisi ceramah agama di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Kamis malam (19/02/2026). Ia mengangkat tema keutamaan Ramadan sebagai sarana pembentukan karakter individu dan masyarakat.

Mahyeldi menegaskan Ramadan tidak hanya meningkatkan ibadah ritual. Ramadan membangun kualitas diri yang berdampak pada kehidupan sosial. Ketakwaan harus tercermin dalam sikap sehari-hari.

“Ketakwaan itu diwujudkan melalui kejujuran dalam bekerja, amanah dalam menjalankan jabatan, serta kepedulian terhadap sesama. Ramadan melatih kita menjadi pribadi yang lebih baik, bukan hanya di masjid, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Mahyeldi Ansharullah.

Ia menekankan Ramadan menjadi momentum merawat persatuan dan kesatuan. Nilai solidaritas perlu diperkuat setelah banjir melanda sejumlah daerah di Sumbar.

Pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat fokus pada rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Mahyeldi mengajak warga merasakan kesulitan masyarakat terdampak serta memperkuat semangat gotong royong.

Menurut Mahyeldi, puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga. Puasa melatih kesabaran, kedisiplinan, serta kepekaan sosial. Nilai tersebut menjadi fondasi membangun masyarakat tangguh.

Ia menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda. Ramadan harus menjadi madrasah pembentukan karakter dan integritas diri.

Mahyeldi mengajak pemuda mengisi Ramadan dengan kegiatan positif. Ia mendorong peningkatan ibadah, literasi Al-Qur’an, serta menjauhi perbuatan yang merusak masa depan.

Baca Juga: Kosgoro 1957 Salurkan Rp110 Juta untuk Korban Banjir Padang Pariaman

Ia menyebut generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah. Semangat disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian sosial harus ditanamkan sejak dini.

“Ramadan adalah madrasah kehidupan. Di sinilah kita ditempa menjadi pribadi yang sabar, kuat, dan peduli. Insya Allah, jika generasi mudanya kokoh, maka Sumatera Barat juga akan semakin kuat,” ungkap Mahyeldi Ansharullah. (Bdr)

Safari Ramadan, Vasko Ruseimy Serahkan Hibah Rp50 Juta untuk Masjid Raya Padang Japang