Indonesia Perkuat Diplomasi Halal di Makkah Halal Forum 2026
Sumber Foto: Kompas.com
Internasional

Indonesia Perkuat Diplomasi Halal di Makkah Halal Forum 2026

KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI mengikuti ajang internasional Makkah Halal Forum 2026 di Makkah Chamber Exhibition and Events Center, Kota Makkah, Arab Saudi yang berlangsung pada 14-16 Februari 2026.

Forum itu menjadi pertemuan strategis yang mempertemukan regulator, lembaga sertifikasi halal, pelaku usaha, akademisi, hingga investor industri halal dari berbagai negara.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan, partisipasi Indonesia dalam forum itu merupakan momentum penting untuk memperkuat diplomasi halal internasional.

Menurutnya, keikutsertaan BPJPH menjadi bagian dari upaya memperluas kerja sama jaminan produk halal di tingkat global, termasuk menjajaki peluang kolaborasi dalam peningkatan kapasitas perdagangan produk halal.

"Partisipasi BPJPH pada Makkah Halal Forum 2026 menjadi bagian dari strategi diplomasi halal internasional Indonesia, sekaligus mempertegas posisi Indonesia dalam pengembangan ekosistem halal global yang kredibel, transparan, dan berkelanjutan," ujar pria yang akrab disapa Babe Haikal itu dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (19/2/2026).

Haikal menegaskan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat halal dunia, bukan hanya karena jumlah penduduk muslim yang besar, tetapi juga karena penguatan sistem regulasi melalui implementasi Jaminan Produk Halal yang terintegrasi.

Penguatan tersebut, lanjut dia, berdampak pada semakin kokohnya ekosistem halal nasional dan peningkatan kapasitas industri halal dalam negeri.

“Kami tidak hanya ingin menjadi pasar produk halal, tetapi juga menjadi produsen dan pusat referensi halal global,” jelas Babe Haikal.

Dalam forum tersebut, Babe Haikal juga menandatangani memorandum saling pengertian (MSP) antara BPJPH dan Saudi Halal Center (SHC) yang berada di bawah naungan Saudi Food and Drug Authority (SFDA).

Penandatanganan itu disaksikan Menteri Perdagangan Arab Saudi Majid bin Abdullah Al Qasabi dan menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran Indonesia dalam kancah jaminan produk halal internasional, termasuk harmonisasi standar halal.

Selain itu, kerja sama tersebut juga mengarah pada integrasi sistem dan penguatan pengakuan kelembagaan antara kedua negara.

Babe Haikal menambahkan, forum halal internasional yang telah digelar untuk ketiga kalinya di Kota Suci Makkah tersebut bukan sekadar ajang pertukaran gagasan, melainkan juga wadah kolaborasi strategis bagi masa depan industri dan perdagangan halal dunia.

Dia menekankan, kerja sama halal ke depan tidak cukup hanya sebatas saling pengakuan sertifikat, tetapi harus mengarah pada integrasi sistem, harmonisasi standar, serta penguatan ekosistem halal bersama.

“Indonesia siap menjadi mitra utama dalam membangun tata kelola halal global yang saling terhubung, saling percaya, dan saling menguatkan,” tegas Babe Haikal.