Inovasi Teknologi Tingkatkan Produktivitas Industri Teratai di Dong Thap
Fakta Baru - Seminar tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Pusat Penyuluhan dan Pelayanan Pertanian (Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup), tokoh masyarakat setempat, pelaku bisnis, koperasi, ilmuwan, dan petani teratai di daerah tersebut.
Pada seminar tersebut, para delegasi fokus membahas berbagai solusi untuk meningkatkan efisiensi produksi dan meningkatkan nilai industri teratai. Secara khusus, para delegasi memperkenalkan model teratai-nanas dan varietas teratai hasil kultur jaringan, yang diharapkan dapat menciptakan sumber benih bebas penyakit, berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan kualitas produk, serta secara bertahap mengatasi kesulitan yang disebabkan oleh penyakit pada tanaman teratai.
Menurut Bapak Ngo Chi Cong, Ketua Asosiasi Industri Teratai Dong Thap, pada tahun 2026, tren konsumsi makanan vegetarian dan produk yang terbuat dari biji-bijian dan gandum semakin meningkat di pasaran. Ini merupakan peluang bagi industri teratai untuk mengembangkan produk olahan biji teratai dan memperluas pasar domestik dan internasionalnya.
Namun, industri teratai di provinsi ini juga menghadapi beberapa kesulitan seperti: tekanan persaingan dari daerah-daerah yang memperluas area budidaya teratai dan situasi penyakit yang menyerang tanaman teratai, yang berdampak pada produktivitas dan pasokan bahan baku untuk pengolahan.
Dalam seminar tersebut, banyak pendapat yang menyatakan bahwa, bersamaan dengan penguatan hubungan antara petani, koperasi, dan pelaku usaha untuk secara proaktif mengelola pasar produksi dan konsumsi, mempromosikan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam produksi, budidaya, dan pengolahan benih akan menjadi arah penting, yang berkontribusi pada peningkatan nilai dan pembangunan berkelanjutan industri teratai di Dong Thap di masa mendatang.




