Keanekaragaman Flora dan Fauna Lereng Gunung Semeru, Penopang Ekosistem TNBTS
Sumber Foto: Radar Mojokerto
Sosial

Keanekaragaman Flora dan Fauna Lereng Gunung Semeru, Penopang Ekosistem TNBTS

Berita Terbaru

Harmoni Kehidupan Alam di Lereng Gunung Semeru: Menjelajahi Keanekaragaman Flora Fauna sebagai Kekayaan Ekosistem Jawa Timur

Imron Arlado

- Rabu, 4 Februari 2026 | 20:36 WIB

Terdapat berbagai Flora Fauna di Gunung Semeru

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Gunung semeru yang dikenal sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa, tidak hanya memikat karena keagungan puncaknya, Mahameru. Tetapi juga karena kekayaan keanekaragaman hayati yang tersimpan di lereng-lerengnya.

Kawasan ini merupakan bagian dari taman Nasional Bromo Tengger semeru (TNBTS) yang menjadi rumah bagi berbagai jenis Flora dan Fauna endemic maupun langka.

Keanekaragaman flora dan fauna di lereng Gunung Semeru memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta menjadi sumber kehidupan bagi makhluk hidup di sekitarnya.

Lereng Gunung semeru memiliki zonasi vegetasi yang sangat jelas, dipengaruhi oleh ketinggian dan kondisi iklim. Pada bagian lereng bawah, hutan-hutan tropis mendominasi dengan tumbuhan berdaun lebar yang tumbuh rapat.

Beberapa jenis flora yang banyak ditemukan antara lain beringin (Ficus), Puspa (Schima wallichii), dan berbagai jenis paku pakuan yang tumbuh subur di area lembab.

Baca Juga: SMA Global School Nurul Islam Raih Tiga Medali Emas di Ajang Internasional I-SMART Youth Summit Malaysia

Memasuki Kawasan dengan ketinggian menengah, vegetasi mulai berubah menjadi hutan pegunungan. Di zona ini, tumbuhan seperti cemara gunung (Casuarina junghuhniana), edelweis jawa (Anaphalis javanica), dan berbagai jenis kemampuannya bertahan lama dan menjadi simbol keindahan sekaligus ketahanan alam dan pegunungan.

Semakin keatas, vegetasi menjadi semakin jarang akibat suhu yang lebih rendah dan kondisi tanah yang kurang stabil. Namun demikian, tumbuhan-tumbuhan khas pegunungan tetap mampu beradaptasi dan hidup di lingkungan ekstrem tersebut.

Keanekaragaman flora ini tidak hanya memperindah lanskap Gunung Semeru, tetapi juga berfungsi sebagai penyangga tanah, pengatur siklus air, dam penyedia oksigen.

Selain flora, lereng gunung semeru juga menjadi habitat bagi berbagai jenis fauna. Satwa-satwa ini hidup berdampingan dan membentuk rantai makanan yang kompleks. Beberapa mamalia yang dapat ditemukan di kawasan ini antara lain rusa jawa (Rusa timorensis), Kijang (Muntiacus muntjak), dan babi hutan (Sus scrofa).

Satwa-satwa tersebut berperan penting dalam menjaga keseimbangan populasi tumbuhan melalui aktivitas makan dna penyebaran biji.

Gunung semeru juga menjadi habitat bagi fauna yang dilindungi, seperti macan tutul jawa (Panthera pardus melas). Kehadiran predator puncak ini menandakan bahwa ekosistem di Kawasan tersebut masih relative sehat.

Baca Juga: Nia Ramadhani - Ardi Bakrie Diisukan Bercerai, Begini Faktanya

Halaman:

1

2

Selanjutnya

Editor: Imron Arlado

Tags

mojokerto

jawa timur

gunung

semeru

ranu kumbolo

flora dan fauna

Mountain

Artikel Terkait

Pendakian di Gunung Penanggungan Mojokerto Dibatasi hingga Puncak Bayangan

Desa Mojogebang, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, RTH Gunung Sawah Dijadikan Ikon Wisata

Desa Wotanmasjedong, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Gelar Tradisi Unduh Tirta di Lereng Gunung Pawitra

Terkini

Harga Makanan Pokok merangkak Naik Imbas Program MBG, Daya Beli Masyarakat Tertekan

Minggu, 15 Februari 2026 | 19:04 WIB

Program Tukar Uang Baru Lebaran Telah Dibuka, Simak Ketentuannya

Minggu, 15 Februari 2026 | 19:03 WIB

BI Siapkan Rp 8,6 Triliun untuk Tukar Uang Lebaran 2026, Ini Jadwal dan Cara Daftar PINTAR BI

Minggu, 15 Februari 2026 | 19:02 WIB

Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 di Jatim Wajib Daftar Online, Begini Caranya

Minggu, 15 Februari 2026 | 19:02 WIB

Gelombang Tinggi: BMKG Keluarkan Peringatan Aktivitas di Perairan Indonesia

Minggu, 15 Februari 2026 | 19:01 WIB

Angin Kencang Picu Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:59 WIB

BMKG Ingatkan Gelombang Hingga 4 Meter, Benarkan Megatrush Akan Terjadi?

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:59 WIB

Daryono Ajukan Pensiun Dini, Mundur dari Jabatan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Kenapa?

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:58 WIB

Dedikasi Tak Berhenti Meski Mundur: Kiprah Daryono di Bidang Kegempaan

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:57 WIB

Mudik Lebaran Lebih Aman, Pemkab Sidoarjo Hadirkan Mudik Gratis 2026

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:57 WIB

Setelah Bertahun-tahun Edukasi Publik, Daryono Mundur dari Jabatannya di BMKG. Mengapa?

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:57 WIB

Spektakuler! Ruwah Desa Medali Hadirkan 32 Sound Horeg, UMKM Raup Cuan

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:57 WIB

Cegah Sebelum Terlambat, Vaksin HPV Jadi Investasi Penting untuk Masa Depan yang Lebih Sehat

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:50 WIB

Satu Suntikan untuk Perlindungan Diri, Simak Pentingnya Vaksin HPV Bagi Tubuh

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:50 WIB

Vaksin HPV sebagai Investasi Kesehatan Jangka Panjang Untuk Melindungi Generasi dari Risiko Kanker dan Penyakit Serius

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:49 WIB

Konten Tarot Trending, Kenapa Muncul Pro Kontra?

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:47 WIB

Skeptisisme terhadap Tarot: Antara Sugesti Psikologis dan Realita yang Dipercaya Banyak Orang

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:47 WIB

Disebut Ilmu Palsu dan Menyesatkan? Ini Alasan Tarot yang Terus Menuai Kritik

Minggu, 15 Februari 2026 | 17:55 WIB

Update Cuaca 16 Februari, BMKG Imbau Waspada Potensi Hujan Lebat

Minggu, 15 Februari 2026 | 17:43 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Sangat Lebat Ancam 14 Wilayah

Minggu, 15 Februari 2026 | 17:37 WIB

Terpopuler

1

Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Lestarikan Tradisi Ruwah Desa, Sambut Datangnya Bulan Puasa

2

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Siswa SMPN 26 Bandung, Dua Remaja Berhasil Ditangkap

3

Pemkab Mojokerto Gelar Pasar Murah di Pendapa Kecamatan, 2 Ton Beras dan 200 Kg Gula Habis Terjual

4

Tragis! Begini Motif di Balik Tewasnya Pelajar SMPN 26 Bandung

5

Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 di Jatim Wajib Daftar Online, Begini Caranya

6

BI Siapkan Rp 8,6 Triliun untuk Tukar Uang Lebaran 2026, Ini Jadwal dan Cara Daftar PINTAR BI

7

Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem, DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Petakan Titik Rawan Pohon Tumbang

8

Pemilihan Koko Cici Cilik 2026, Jadi Juara Buah Kepercayaan Diri

9

Direktur Rumah Sakit Gatoel Rudy Surya K. Hedo, M.Kes, Terapkan Layanan Sepenuh Hati kepada Pasien

10

Program Tukar Uang Baru Lebaran Telah Dibuka, Simak Ketentuannya

PT Mojokerto Intermedia Pers

Jl R A Basuni No 96 Jampirogo

Sooko Mojokerto 61361

(0321) 322444

[email protected]

Radar Mojokerto

Telah diverifikasi oleh Dewan Pers

Sertifikat Nomor 610/DP-Verifikasi/K/XI/2020

Politik & Pemerintahan

Hukum & Kriminal

Ekonomi Bisnis

Kelana Desa

Sejarah & Mojopedia

Wisata & Kuliner

Pendidikan

Tentang Kami

Redaksi

Info Iklan

Karir

Kontak

Pedoman Media Siber

Pedoman AI

Privacy

©2026 Promedia Group

X