Kim Jong Un Perkenalkan 50 Peluncur Roket Nuklir Canggih Menjelang Kongres Partai Buruh
Sumber Foto: Mureks
Teknologi

Kim Jong Un Perkenalkan 50 Peluncur Roket Nuklir Canggih Menjelang Kongres Partai Buruh

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memamerkan puluhan peluncur roket yang diklaim mampu membawa hulu ledak nuklir. Peragaan kekuatan militer ini dilakukan menjelang Kongres Partai Buruh Korea yang krusial, sebuah peristiwa politik paling penting di negara tersebut.

Menurut laporan Korean Central News Agency (KCNA) pada Kamis (19/2), sebanyak 50 unit peluncur roket tersebut diserahkan oleh para pekerja industri persenjataan Korea Utara dalam sebuah upacara yang berlangsung pada Rabu (18/2). Foto-foto yang dirilis menunjukkan deretan kendaraan peluncur diparkir rapi di alun-alun House of Culture di Pyongyang, lokasi yang akan menjadi tempat penyelenggaraan kongres.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Kim Jong Un Puji Senjata Baru dan Ancaman ke Musuh

Dalam kesempatan tersebut, Kim Jong Un memuji peluncur roket itu sebagai senjata yang “luar biasa” dan “menarik”. Ia juga menegaskan bahwa kongres mendatang akan menetapkan target baru di bidang militer dan pembangunan negara.

“Ketika senjata ini digunakan, tidak ada kekuatan yang bisa berharap mendapat perlindungan Tuhan,” kata Kim, sebagaimana dikutip KCNA dan dilansir Al Jazeera. “Itu benar-benar senjata yang luar biasa dan menarik,” tambahnya, menurut kutipan dari Yonhap News Agency Korea Selatan.

Kim lebih lanjut menyebut peluncur tersebut sebagai senjata paling unggul di dunia untuk serangan terkonsentrasi yang sangat kuat. “Senjata ini cocok untuk serangan khusus, yakni menjalankan misi strategis,” ujar Kim, sebuah istilah yang biasa dipakai sebagai sebutan lain untuk senjata nuklir, menurut catatan Mureks.

Ia juga menambahkan bahwa senjata-senjata baru ini dilengkapi dengan “teknologi AI dan sistem panduan gabungan”, yang akan berfungsi sebagai penangkal bagi musuh-musuh Korea Utara.

Kongres Partai Buruh ke-9: Arah Kebijakan Lima Tahun ke Depan

Kim Jong Un turut menyoroti kemajuan berbagai proyek menjelang Kongres ke-9 Partai Buruh yang dijadwalkan bulan ini. Kongres ini secara luas dianggap sebagai peristiwa politik paling penting di Korea Utara, yang akan menandai dimulainya tahap baru inisiatif pertahanan mandiri.

Selain itu, kongres tersebut diharapkan akan mempercepat pembaruan berkelanjutan kemampuan militer negara untuk menghadapi setiap ancaman dan tantangan dari luar. Pertemuan politik ini diperkirakan akan menetapkan arah kebijakan luar negeri Korea Utara, rencana perang, dan ambisi nuklirnya untuk lima tahun ke depan.

Dalam beberapa hari terakhir, media pemerintah Korea Utara telah melaporkan kedatangan para delegasi ke acara tersebut, memicu spekulasi bahwa kongres bisa dimulai kapan saja.