KKN TB UNFARI Kelompok 4 Sakadarma: Diplomasi Budaya dan Pengembangan Desa
Fakta Baru - Universitas Al-Ghifari (Unfari) resmi membuka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Berdampak Kelompok 4 yang dikenal sebagai "Kelompok Sakadarma" di Desa Langensari, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung. Acara pembukaan ini berlangsung pada Jumat, 17 Juli 2026, dengan fokus untuk mengoptimalkan potensi lokal melalui kolaborasi multipihak.
Awal Kejadian
Pembukaan KKN dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara tersebut juga melibatkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) antara pihak kampus dan pemerintah desa, serta penyematan rompi KKN secara simbolis kepada mahasiswa.
Perkembangan
Ketua KKN Kelompok 4 Sakadarma, Ganden Syariep Saputra, memperkenalkan sembilan mahasiswa dari dua program studi, yaitu Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Hubungan Internasional. Ia memaparkan rencana kerja yang berfokus pada pemanfaatan potensi seni dan budaya lokal, seperti terbangan, karinding, dan suling, melalui diplomasi budaya. Ganden menegaskan upaya untuk memperkenalkan kesenian khas desa ke tingkat global serta menyampaikan adanya program penyuluhan sosial dan pembangunan desa terintegrasi.
Kepala Desa Langensari, Agus Kusuma, menyambut baik kehadiran mahasiswa dan menyampaikan harapannya agar kegiatan KKN dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi selama program berlangsung.
Kondisi Terakhir
Hadirnya Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), M. Anang Munawir dan Dr. Dudung Abdullah, menegaskan keseriusan Unfari dalam mendampingi program ini. Mereka menyampaikan pentingnya sinergitas kolektif melalui model Pentahelix, yang melibatkan akademisi, pemerintah desa, komunitas lokal, sektor bisnis, dan media untuk mengoptimalkan potensi Desa Langensari.




