Kolaborasi Dinas Perikanan dan Mahasiswa Ubah Limbah Jadi Sumber Kehidupan
Sumber Foto: Radar Sukabumi
Sosial

Kolaborasi Dinas Perikanan dan Mahasiswa Ubah Limbah Jadi Sumber Kehidupan

SUKABUMI – Di balik riak air kolam budidaya ikan nila, tersimpan cerita tentang perubahan pola pikir. Limbah yang dulu dianggap masalah kini mulai dilihat sebagai peluang. Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi bersama mahasiswa Politeknik AUP Jakarta berkolaborasi mengoptimalkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), menjadikannya sumber kehidupan baru bagi ikan sekaligus penjaga kelestarian lingkungan.

“Selama ini air limbah hasil budidaya langsung dibuang ke sungai. Sekarang kita olah, kita uji kualitas airnya, bahkan diarahkan untuk bisa dimanfaatkan kembali,” ujar Kepala Dinas Perikanan, Sri Padmoko. Baginya, ini bukan sekadar teknologi, melainkan perubahan cara pandang: dari membuang menjadi memanfaatkan.

Mahasiswa yang tengah menjalani praktik lapangan di bawah bimbingan Dr. Wisriati Lasima, A.Pi, turun langsung ke lapangan. Mereka meneliti sisa pakan, feses ikan, hingga lumpur yang kaya bahan organik. “Jika limbah ini tidak dikelola, dampaknya bisa menurunkan kualitas air dan mengganggu ekosistem,” jelas Mar’ah Ulil Azizah, mahasiswa Teknologi Akuakultur.

Optimalisasi IPAL bukan hanya soal teknis. Mahasiswa menyusun SOP, mengukur kualitas air, dan memberi rekomendasi berbasis sains. Targetnya jelas: menurunkan kadar amonia, mencegah eutrofikasi, dan menjaga hubungan harmonis antara pembudidaya dengan masyarakat sekitar.

1 2 »

Tag: Kolaborasi Perikanan Limbah Jadi Kehidupan MAHASISWA

Dari Pasar Tradisional ke Modern, Satgas Saber Jaga Mutu Pangan

Pos Terkait

NASIONAL

ATR/BPN Gandeng Mahasiswa Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf

Pemprov Jabar

KDM Akan Melibatkan Mahasiswa dan Siswa SMK pada Pembangunan Infrastruktur di Jabar: Ini Alasannya