Kultum Ramadhan: Merenungi Sifat Sementara Kehidupan Dunia
Sumber Foto: Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo
Sosial

Kultum Ramadhan: Merenungi Sifat Sementara Kehidupan Dunia

Click to share!

Sidoarjo — Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Rohmat Nasrudin, menyampaikan kultum keagamaan usai pelaksanaan Salat Zuhur berjamaah di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Sidoarjo. Kultum tersebut mengajak seluruh pegawai untuk merenungi hakikat kehidupan serta menyadari bahwa dunia bersifat sementara.

Dalam kultumnya, Nasrudin menyampaikan perumpamaan tentang sebuah rumah yang pada awalnya ramai karena dihuni oleh keluarga besar. Seiring berjalannya waktu, orang tua sebagai pusat keluarga wafat, sementara anak-anak harus meninggalkan rumah karena tuntutan kehidupan. Rumah yang dulunya ramai pun perlahan menjadi sepi dan tidak terurus, hingga akhirnya ditempati oleh orang lain yang sama sekali tidak memiliki hubungan dengan keluarga sebelumnya.

Menurutnya, perumpamaan tersebut menggambarkan bahwa pergantian generasi dan kepemilikan merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Tidak ada yang benar-benar kekal di dunia, baik harta, tempat tinggal, maupun kedudukan yang dimiliki manusia.

Sebagai penutup kultum, Nasrudin menegaskan pentingnya memanfaatkan waktu hidup dengan sebaik-baiknya melalui amal dan kebaikan.

“Kehidupan dunia bersifat sementara. Apa yang hari ini kita miliki dan tempati, pada waktunya akan berganti dengan orang lain. Oleh karena itu, hal yang paling utama adalah bagaimana kita mengisi kehidupan ini dengan amal kebaikan sebagai bekal menuju kehidupan akhirat,”

Kultum tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat dan motivasi spiritual bagi seluruh pegawai Kemenag Sidoarjo agar senantiasa meningkatkan keimanan, keikhlasan dalam bekerja, serta tidak terlena oleh kehidupan duniawi.