Memahami Rahmat Allah di Balik Ujian Kehidupan
Fakta Baru - Ustaz Ghoffar Ismail mengajak masyarakat untuk memahami rahmat Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang saat menghadapi musibah dan ujian kehidupan, dalam pengajian khusus di Masjid Menayu Kulon, Bantul.
Awal Kejadian
Pengajian tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tirtonirmolo Barat pada Selasa (14/7). Dalam kesempatan itu, Ghoffar mengemukakan pertanyaan yang sering muncul di masyarakat mengenai pemahaman sifat Allah ketika manusia mengalami penderitaan.
Perkembangan
Ghoffar menjelaskan bahwa rahmat Allah tidak bisa hanya dilihat dari aspek duniawi, melainkan harus dalam konteks iman, hikmah, dan tujuan hidup manusia. Ia menegaskan pentingnya tiga pilar utama dalam memahami rahmat Allah: kekuasaan mutlak-Nya (rububiyah), kehidupan dunia sebagai tempat ujian (darul ibtila'), dan hikmah Ilahi yang membawa kebaikan bagi hamba-Nya. Ia juga menekankan bahwa seorang mukmin harus selalu berprasangka baik kepada Allah, bersabar, dan yakin bahwa rahmat-Nya lebih luas dari yang dapat dilihat oleh manusia.
Ghoffar menekankan bahwa musibah seharusnya menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Sikap seorang mukmin, menurutnya, harus tercermin dalam keimanan, ucapan istirja' saat menghadapi ujian, serta amal berupa kesabaran dan rasa syukur.
Kondisi Terakhir
Ketua PRM Tirtonirmolo Barat, Sofriyanto, menambahkan penjelasan mengenai sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Ia mengibaratkan Ar-Rahman sebagai sinar matahari yang menyinari semua orang tanpa membedakan latar belakang, sedangkan Ar-Rahim sebagai kasih sayang yang khusus diberikan kepada hamba yang taat dan dekat dengan Allah.




