Mentan Amran Tindaklanjuti Temuan Ketidaksesuaian dalam Program Pembibitan Kelapa di Manado
Manado – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kebun pembibitan kelapa yang terletak di Desa Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, pada Jumat (1/5). Dalam kunjungannya, ia menemukan sejumlah ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program pembibitan kelapa di daerah tersebut.
Amran mengungkapkan bahwa terdapat masalah mendasar yang perlu segera ditangani, termasuk kualitas bibit yang tidak memenuhi standar. Ia mencatat, beberapa bibit yang ditemukan dalam kondisi tidak layak untuk ditanam. "Ada bibit kecil yang tidak layak. Itu dari bibitnya saja. Benihnya saja sudah tidak layak. Kami suruh ganti," jelasnya.
Salah satu temuan signifikan lainnya adalah ketidaksesuaian antara laporan dan kondisi riil di lapangan. Menurut laporan yang ada, seharusnya terdapat 48 ribu bibit, namun setelah diteliti, jumlah bibit yang ditemukan hanya sekitar 17 ribu. "Ini harus ditambah," tegasnya.
Dalam peninjauan tersebut, kondisi pemeliharaan kebun juga dinilai tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Hal ini berpotensi mempengaruhi keberhasilan program pembibitan kelapa yang sedang dijalankan. Melihat berbagai temuan tersebut, Mentan Amran meminta agar aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan secara terbuka untuk memastikan pelaksanaan program ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.




