Menteri ESDM Umumkan Penemuan Gas Besar di Blok Ganal, Kalimantan Timur
JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan penemuan gas bumi yang signifikan di Sumur Geliga-1, yang terletak di Wilayah Kerja (WK) Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur. Temuan ini memiliki potensi mencapai 5 triliun kaki kubik (Tcf) dan 300 juta barel kondensat.
Blok Ganal dioperasikan oleh perusahaan ENI, yang memiliki kepemilikan sebesar 82 persen, sedangkan sisanya sebesar 18 persen dimiliki oleh Sinopec. Dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta pada hari Senin, Bahlil menyatakan, “Ini adalah anugerah besar dan kita harus fokus menjalankan arahan Presiden untuk terus mencari sumber energi baru.”
Bahlil menambahkan bahwa penemuan ini menunjukkan besarnya potensi minyak dan gas bumi nasional, terutama di Cekungan Kutai yang terus menunjukkan prospek yang menjanjikan.
Sumur Geliga dibor hingga kedalaman sekitar 5.100 meter, dengan kedalaman laut sekitar 2.000 meter. Penemuan ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan eksplorasi ENI, setelah sebelumnya menemukan Geng North pada tahun 2023 dan Sumur Konta-1 pada tahun 2025.
Produksi gas dari proyek ini ditargetkan mencapai 2.000 MMSCFD pada tahun 2028, dan diperkirakan meningkat menjadi 3.000 MMSCFD pada tahun 2030. Selain itu, pemerintah juga mencatat adanya penemuan lain di Sumur Gula, yang diperkirakan memiliki potensi sekitar 2 Tcf dan 75 juta barel kondensat.
Secara keseluruhan, kedua sumur tersebut diperkirakan akan menambah produksi hingga 1.000 MMSCFD gas dan 90.000 barel kondensat per hari. Pengembangan proyek ini akan dilakukan dengan terintegrasi pada fasilitas yang sudah ada, termasuk Kilang LNG Bontang, serta didukung oleh pembangunan fasilitas terapung (Floating Production Storage and Offloading/FPSO) dengan kapasitas 1 miliar kaki kubik gas per hari.
Pemerintah mengharapkan percepatan pengembangan temuan ini untuk segera memberikan manfaat ekonomi, yang diharapkan dapat meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat pasokan energi nasional.




