Netanyahu Kenakan Pakaian Tradisional India, Perkuat Diplomasi dengan Modi
YERUSALEM, 26 Februari 2026 – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberikan kejutan istimewa kepada Perdana Menteri India Narendra Modi dengan mengenakan pakaian tradisional India saat menyambut makan malam bersama di Yerusalem, Rabu (25/2/2026) malam waktu setempat.
Gestur hangat ini langsung viral di media sosial dan mendapat pujian dari berbagai kalangan.
Netanyahu tampil mengenakan Nehru jacket berwarna abu-abu batu (stone-coloured) yang sering disebut juga Modi jacket, dipadukan dengan kemeja bergaya kurta lengan panjang berwarna putih dengan kerah sederhana.
Ia melengkapi penampilan dengan celana formal navy gelap dan sepatu kulit hitam mengkilap.
Video singkat yang diunggah Netanyahu di akun X-nya menunjukkan reaksi PM Modi yang terlihat terkesan dan tersenyum lebar.
Dalam unggahannya, Netanyahu menyatakan (dalam terjemahan):
“Sebelum makan malam bersama kami, saya mengejutkan sahabat saya Perdana Menteri Modi dengan mengenakan pakaian tradisional India. @narendramodi
”PM Modi langsung merespons dengan hangat melalui akun X-nya (@narendramodi):
“Sungguh luar biasa! Kecintaan Anda terhadap pakaian tradisional India ini menunjukkan penghormatan Anda terhadap kekayaan budaya dan tradisi negara kami. @netanyahu
”Momen ini berlangsung di tengah kunjungan resmi dua hari PM Modi ke Israel (25–26 Februari 2026).
Agenda utama mencakup pembahasan kerja sama pertahanan, teknologi, keamanan siber, inovasi, serta perdagangan bilateral.
Kedua pemimpin juga dijadwalkan mengunjungi Yad Vashem bersama dan menghadiri acara inovasi Israel di Yerusalem.Gestur berpakaian tradisional ini disebut sebagai bentuk dress diplomacy yang mempererat ikatan personal dan budaya antara kedua negara.
Sebelumnya, saat penyambutan di Bandara Ben Gurion, Netanyahu dan istrinya Sara Netanyahu juga menyoroti keselarasan warna saffron antara sapu tangan saku PM Modi dan pakaian Sara, yang menambah nuansa hangat dalam pertemuan.Hubungan India-Israel semakin kuat di bawah kepemimpinan Modi dan Netanyahu, ditandai dengan peningkatan investasi teknologi, kerja sama militer, serta dukungan politik di forum internasional.
Kunjungan ini dianggap langkah strategis di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang dinamis.




