Panen Jagung Desa Kehidupan Baru Dukung Ketahanan Pangan Batanghari
Sumber Foto: Humas Polri
Sosial

Panen Jagung Desa Kehidupan Baru Dukung Ketahanan Pangan Batanghari

Batanghari — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus bergerak dari desa. Di Desa Kehidupan Baru, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kabupaten Batanghari, semangat itu terlihat nyata melalui kegiatan panen jagung Program 1 Desa 1 Hektar yang digelar Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di areal lahan jagung RT 01 tersebut menjadi bagian dari kontribusi desa dalam mendukung agenda Ketahanan Pangan Tahun 2026, dengan pendampingan aktif dari unsur Polri dan lintas sektor terkait.Polsek Maro Sebo Ilir di bawah jajaran Polres Batanghari turut hadir memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Kapolsek Maro Sebo Ilir yang berhalangan hadir diwakili oleh Kanit Binmas, Aiptu Parlin Sihombing, SH, bersama Bhabinkamtibmas Desa Kehidupan Baru, Aipda Benny Siswandi, SH. Kehadiran aparat kepolisian tidak hanya sebagai pengamanan, tetapi juga bentuk dukungan nyata Polri terhadap program strategis desa yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.Panen jagung dilakukan secara simbolis oleh Kanit Binmas Polsek Maro Sebo Ilir, didampingi Sekretaris Desa Kehidupan Baru Dedek Sucandra, unsur TNI dari Koramil 415-04/MB, pendamping desa, penyuluh pertanian lapangan, serta para petani jagung binaan BUMDes Makmur Bersama. Momentum tersebut menjadi penanda keberhasilan kolaborasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan kelompok tani dalam mengelola potensi pertanian lokal.“Program ini bukan hanya soal panen, tetapi tentang kemandirian desa dan ketahanan pangan jangka panjang. Polri mendukung penuh kegiatan positif seperti ini karena berpengaruh langsung pada stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Aiptu Parlin Sihombing di sela kegiatan panen.Lahan jagung seluas 2,5 hektare yang dipanen merupakan bagian dari terobosan Program 1 Desa 1 Hektar yang dikelola penuh oleh BUMDes Makmur Bersama. Penanaman jagung hibrida jenis pipil merek Pertiwi tersebut didanai melalui alokasi 20 persen Dana Desa dan ditanam sejak 28 September 2025. Dari satu titik lokasi lahan, hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 1,5 ton jagung pipil.Sekretaris Desa Kehidupan Baru, Dedek Sucandra, menyebut program ini sebagai langkah strategis desa dalam memperkuat ekonomi warga. “Kami berharap hasil panen ini memberi manfaat langsung bagi petani dan desa. Setelah proses pemipilan, rencananya hasil panen akan diserap oleh Bulog Provinsi Jambi,” katanya.Selama kegiatan berlangsung hingga selesai sekitar pukul 16.00 WIB, situasi terpantau aman dan kondusif. Peran aktif Polres Batanghari melalui Polsek Maro Sebo Ilir dalam mendampingi dan mengamankan kegiatan menjadi bagian dari komitmen Polri menjaga harkamtibmas sekaligus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Dari ladang jagung di Desa Kehidupan Baru, sinergi itu tumbuh dan memberi harapan bagi masa depan pangan Batanghari.