Pansus DPRD DKI Jakarta Bahas Penyertaan Modal Pemerintah ke TransJakarta
Jakarta, Aktual.com – Panitia Khusus (Pansus) tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengadakan rapat kerja yang dijadwalkan berlangsung siang ini. Rapat tersebut akan fokus pada isu Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) yang dialokasikan untuk PT. TransJakarta.
Rapat kerja yang dimulai pukul 13.00 WIB ini akan dihadiri oleh sejumlah pejabat dari pemerintah DKI Jakarta, antara lain Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat, serta perwakilan dari Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Perhubungan, dan juga pihak dari PT. TransJakarta.
Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta telah membentuk pansus sebagai tindak lanjut dari LHP-BPK. Dalam laporan tersebut, terdapat sekitar 70 temuan yang menjadi perhatian, namun pansus hanya akan membahas enam isu yang dianggap signifikan oleh BPK.
- Masalah kerjasama aset Mangga Dua.
- Pengadaan tanah untuk rumah sakit Sumber Waras.
- Penyertaan Modal Pemerintah pada PT. TransJakarta.
- Penyerahan aset imbreng.
- Biaya Operasional Pendidikan (PMP).
- Kelebihan pembayaran premi asuransi kesehatan.
Pembahasan isu-isu tersebut diharapkan dapat memberikan klarifikasi dan solusi terkait penggunaan anggaran serta pengelolaan aset daerah yang lebih baik ke depannya.




