PBNU Perkuat Diplomasi Pendidikan Melalui Beasiswa Peradaban
Sumber Foto: ANTARA News
Internasional

PBNU Perkuat Diplomasi Pendidikan Melalui Beasiswa Peradaban

Fakta Baru - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memperkuat diplomasi pendidikan Indonesia dengan meluncurkan program beasiswa peradaban, hasil kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), yang dikelola melalui NU Scholarship (NUS).

Awal Kejadian

Sebanyak enam mahasiswa internasional dari Afghanistan, Aljazair, Nigeria, Tanzania, Pakistan, dan Bangladesh resmi mengikuti orientasi penerima beasiswa peradaban di Gedung PBNU, Jakarta, untuk memulai studi di Universitas KH Abdul Chalim (UAC) Mojokerto.

Perkembangan

Ufi Ulfiah, Sekretaris Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU, menyatakan bahwa beasiswa peradaban tidak hanya memberikan kesempatan belajar di Indonesia, tetapi juga mengenalkan nilai-nilai keislaman NU kepada para calon pemimpin dunia. Farid Septian, Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah Baznas, menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi Baznas untuk mengelola zakat yang memberikan manfaat di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Kondisi Terakhir

Direktur NU Scholarship, Muhammad Syauqillah, menjelaskan bahwa beasiswa peradaban merupakan program strategis yang bertujuan memperluas akses pendidikan, tidak hanya bagi kader NU, tetapi juga mahasiswa internasional. Enam penerima beasiswa peradaban akan menempuh pendidikan pada jenjang sarjana maupun magister di Universitas KH Abdul Chalim dengan dukungan beasiswa penuh.