Pemerintah Luncurkan Capaian Pembangunan Jembatan dan Renovasi Sekolah dalam Sidang Kabinet
Sumber Foto: Liputan6.com
Nasional

Pemerintah Luncurkan Capaian Pembangunan Jembatan dan Renovasi Sekolah dalam Sidang Kabinet

Fakta Baru - Jadi intinya...

Sidang kabinet dipimpin Prabowo, menyoroti capaian pembangunan pemerintah.

Pemerintah membangun 218 jembatan dan merenovasi 16.000 sekolah.

Program lain meliputi gentengisasi, panen udang, dan PP TUNAS perlindungan anak.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/3/2026). Sebelum rapat dimulai, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menayangkan video singkat berisi capaian pembangunan yang dilakukan pemerintah.

Salah satunya, video capaian pembangunan 218 jembatan di seluruh Indonesia, khususnya daerah terpencil. Selain itu, keberhasilan renovasi 16.000 sekolah serta toilet dan saluran air bersih (SAB).

"Yang terhormat Bapak Presiden. Sebelum memulai sidang kabinet paripurna, kami tayangkan video singkat penyelesaian 218 jembatan di seluruh Indonesia dalam waktu 2,5 bulan. Renovasi lebih dari 16.000 sekolah, termausk toilet dalam satu tahun pemerintahan ini," kata Teddy membuka sidang kabinet paripurna.

Dalam video tersebut, tampak ratusan jembatan di daerah sudah selesai dibangun dan dapat dilewati oleh masyarakat. Termasuk, anak-anak sekolah yang selama ini menyebrangi sungai basah untuk ke sekolah.

"Terima kasih Bapak Presiden jembatan sudah jadi," ucap anak-anak di video tersebut.

Dalam video tersebut juga dilaporkan soal pembangunan toilet dan SAB di 454 sekolah di Indonesia. Tampak toilet yang sebelumnya kotor terlihat sudah bersih dan bagus.

"Pembangunan toilet dan SAB. Sumatra 123 unit, Kalimantan 70 unit, Sulawesi 158 unit, Maluku 22 unit, Nusa Tenggara 57 unit," dikutip dari video.

Selanjutnya, pemerintah juga memulai program gentengisasi, panen udang 200 hektare oleh tahanan lapas di Nusa Kambangan dan Kendal. Lalu, pemberian 3.000 ekor sapi 70.000 Al-Qur'an dalam tradisi meugang di Aceh.

Hampir Seluruh Menteri Hadir

Pemerintah juga baru saja menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) TUNAS. Aturan ini dikeluarkan untuk melindungi anak-anak di ranah digital.

Rapat tersebut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan anggota Kabinet Merah Putih. Mulai dari, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Politik, dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan.

Kemudian, Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, KH. Nasaruddin Umar, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Lalu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Menteri PAN-RB Rini Widyantini, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Pariwisata Widyanti Putri Wardhani, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

Selanjutnya, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.