Perayaan Imlek dan Ramadan: Simbol Harmoni Budaya Indonesia-Tiongkok
Ia menyebut kegiatan ini serupa dengan perayaan di Tiongkok, serta berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai jembatan persahabatan kedua bangsa.
"Ini suasana sangat mirip dengan imlek di Tiongkok, ini juga intinya sama dengan yang disampaikan dengan ide filosofi Tiongkok tetap menjaga keharmonisan dan kebaikan antara satu dengan yang lain," kata Wang Siping.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menyatakan bahwa perayaan Imlek yang beriringan dengan Ramadan menunjukkan harmoni antarbudaya dan antaragama sebagai kekuatan Indonesia yang memperkokoh hubungan bilateral kedua negara.
"Ini adalah sesuatu yang sangat berharga, negara-negara luar melihat sebagai kekuatan Indonesia. Di sini lah Indonesia dihargai, di sini lah Indonesia menjadi suatu contoh perbedaan dari budaya dan kepercayaan tapi justru itu yang menjadi kekuatan Indonesia," ucapnya.
Imlek Festival juga menghadirkan pertunjukan seni dan pelibatan talenta Indonesia, termasuk penyanyi Indah Kus yang pernah menembus ajang pencarian bakat di Tiongkok, mencerminkan besarnya potensi kreatif Indonesia di panggung global.
Momentum ini menegaskan bahwa kolaborasi budaya bukan sekadar seremoni, melainkan fondasi strategis dalam membangun kepercayaan dan mempererat kerja sama Indonesia–Tiongkok secara berkelanjutan.




