Pesan Jibril: Refleksi Kehidupan dan Tanggung Jawab di Bulan Ramadan
Sumber Foto: RRI.co.id
Sosial

Pesan Jibril: Refleksi Kehidupan dan Tanggung Jawab di Bulan Ramadan

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Nasihat Malaikat Jibril tentang kefanaan hidup dan kepastian pertanggungjawaban amal ditegaskan kembali dalam siaran Mudzakarah Ramadan RRI Pro1 Banjarmasin, Minggu, 22 Februari 2026. Pesan tersebut dinilai sebagai ringkasan paling mendasar tentang arah dan tujuan kehidupan manusia.

Mengangkat tema “Nasihat yang Agung (Nasihat Jibril)”, Ustaz Drs. Rahmana Abdurrahman menjelaskan bahwa pesan Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad saw merangkum tiga kesadaran utama. Yakni kematian yang pasti, perpisahan yang tak terhindarkan, dan balasan atas setiap perbuatan.

Ia menyebutkan, pesan tersebut diriwayatkan dalam Sahih Muslim yang menekankan bahwa manusia bebas menjalani hidup, tetapi tidak dapat menghindari kematian. Manusia juga boleh mencintai siapa pun, namun perpisahan tetap menjadi keniscayaan.

Selain itu, setiap perbuatan pada akhirnya akan dipertanggungjawabkan. Menurutnya, inti nasihat tersebut adalah membangun kesadaran eksistensial agar manusia memiliki orientasi spiritual yang jelas.

“Ramadan menjadi momentum terbaik untuk menata orientasi hidup dari sekadar rutinitas duniawi menuju kesadaran akhirat,” ujarnya.

Ia menegaskan, banyak manusia terjebak dalam ilusi keabadian dunia, padahal waktu hidup terbatas sementara nilai amal bersifat abadi. Kesadaran akan kematian bukan untuk menakut-nakuti, melainkan mengarahkan manusia agar memprioritaskan kebaikan dan tanggung jawab moral.

Ustaz Rahmana juga menekankan bahwa relasi sosial dan kecintaan terhadap dunia tetap penting, tetapi tidak boleh menimbulkan keterikatan berlebihan. “Kedewasaan iman terlihat dari kemampuan mencintai tanpa melupakan bahwa semua akan kembali kepada Allah,” ucapnya.