PetroChina Memulai Pengeboran Dua Sumur Baru di Jambi di Tengah Penurunan Harga Minyak
Jakarta, Aktual.com — PetroChina telah memulai pengeboran dua sumur baru di Blok Jabung, yang terletak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Sumur-sumur tersebut adalah Tiung-3 dan NEB Ext-1, di mana pengeboran untuk sumur Tiung-3 telah dimulai sejak awal tahun ini, sedangkan NEB Ext-1 masih dalam proses perizinan.
General Manager Jabung PetroChina, Song Zhizong, melalui pernyataan dari Comdev PetroChina, Charina, menyatakan bahwa kegiatan eksplorasi ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan potensi Blok Jabung, meskipun harga minyak dunia saat ini mengalami penurunan.
PetroChina International Jabung Ltd berupaya untuk menemukan cadangan minyak dan gas baru di wilayah ini. Charina menekankan bahwa meskipun situasi pasar minyak tidak menguntungkan, perusahaan tetap berkomitmen untuk melanjutkan rencana pengeboran yang telah disiapkan dan disetujui oleh SKK Migas. "Kami berharap kegiatan eksplorasi ini akan memberikan hasil yang positif, seperti proyek-proyek sebelumnya, yang pada akhirnya dapat meningkatkan produksi migas nasional," ujarnya.
Pada tahun 2015, PetroChina Jabung berhasil melakukan eksplorasi di empat sumur, yaitu Panen-3, Panen Utara-2, NEB Base-2, dan Tiung Utara-2. Penemuan di sumur Panen-3 menunjukkan hasil uji kandungan gas sebesar 1,7 MMCFD dan minyak sebesar 1.849 BOPD. Sumur Panen Utara-2 juga menghasilkan penemuan baru minyak dan mengkonfirmasi adanya gas dan kondensat dengan hasil uji kandungan sebesar 1.045 BOPD, 136 BCPD, dan 6,7 MMCFD.
Selain itu, sumur NEB Base-2 memastikan adanya gas dan kondensat dengan hasil uji kandungan sebesar 10,8 MMCFD dan 475 BCPD, sementara sumur Tiung Utara-2 menunjukkan hasil uji kandungan gas sebesar 18,2 MMCFD ditambah 756 BCPD. Penemuan ini berasal dari formasi batu pasir dan karbonat yang berumur Miocene dari Formasi Gumai hingga Talang Akar.
Kesuksesan pengeboran eksplorasi pada tahun 2015 diperkirakan akan berdampak positif bagi kegiatan eksplorasi serta pengembangan dan produksi di Blok Jabung di masa depan. Setelah keberhasilan penemuan hidrokarbon di Tiung Utara-1 dan Tiung Utara-2, PetroChina merencanakan survei seismik 3D seluas 320 km² untuk mempercepat proses pengembangan potensi yang ada.
Kegiatan pengeboran untuk sumur baru direncanakan dimulai pada bulan April. Area survei seismik ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya, yang hanya seluas 80 km². Pada tahun 2016, target produksi Blok Jabung ditetapkan sebesar 52.938 BOEPD, yang terdiri dari 13.966 BOPD untuk minyak dan 154 MMSCFD untuk gas jual, termasuk LPG.
PetroChina berperan sebagai operator Blok Jabung dengan mitra Petronas Carigali (Jabung) Ltd, PP Oil & Gas (Indonesia-Jabung) Limited, dan PT Pertamina (Persero). Konsorsium ini beroperasi sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKS) di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas, yang aktif dalam eksplorasi dan produksi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Muaro Jambi. Selain itu, PetroChina juga merupakan operator di Blok Bangko yang terletak di Jambi.




