Siswa MAN 2 Palu Wakili Indonesia di GYDMUN 2026
Sumber Foto: harian mercusuar
Internasional

Siswa MAN 2 Palu Wakili Indonesia di GYDMUN 2026

PALU, MERCUSUAR – Salah seorang murid Madrasah Aliyah Negeri 2 (MAN 2), Adinda Zahabatun turut menjadi perwakilan Indonesia pada ajang diplomasi internasional bertajuk Global Youth Diplomacy Model United Nations (GYDMUN) 2026, yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 28—31 Januari 2026.

GYDMUN merupakan ajang pertemuan para pemimpin muda dari berbagai negara Asia. Tahun ini, forum tersebut mengusung tema “Empowering Youth Diplomacy in a Changing World”.

Kepala MAN 2 Kota Palu, Dr. H. Taufik Abd. Rahim mengatakan keikutsertaan Adinda dalam forum internasional tersebut, merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan besar bagi madrasah.

“Alhamdulillah, ini adalah kebanggaan luar biasa bagi kami. Di awal tahun 2026, satu murid MAN 2 Palu mampu menembus ajang internasional dan membawa nama Sulawesi Tengah, bahkan Indonesia,” ujar Taufik, di ruang kerjanya, Selasa (3/2/2026).

Menurut Taufik, Adinda terpilih bukan tanpa alasan. Murid kelas XI D tersebut dikenal aktif, selalu datang tepat waktu, serta memiliki semangat belajar dan daya juang yang tinggi.

“Adinda ini punya semangat belajar yang luar biasa. Atas usaha dan kegigihannya, ia dipercaya mewakili daerah kita ke tingkat internasional,” tutur Taufik.

Ia berharap, prestasi tersebut dapat menjadi pembuka prestasi-prestasi gemilang lainnya di tahun 2026, oleh para murid MAN 2 Kota Palu, baik pada bidang akademik maupun nonakademik. IEA

Sebarkan

Navigasi pos

Pos sebelumnya DWP Sigi Koordinasi Dukungan Publikasi Kegiatan

Pos berikutnya Seorang Petani di Gunung Sari Tewas Tertimpa Pohon

Pos terkait

Safari Ramadan, MAN 2 Kota Palu Turunkan Belasan Dai Muda

Untad–Kejati Kaltim Teken MoU Penanganan Tipikor

Untad–Polda Sulteng Bentuk Pusat Studi Kepolisian

Disdik Sulteng Sesuaikan Jam Belajar Selama Ramadan

UIN Datokarama Palu Atur Jam Kerja Selama Ramadan

Untad–Kemenko PM, Bahas Desain Kebijakan Pemberdayaan Masyarakat